33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Konsumen D’paragon Minta Uang Kembali

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sejumlah konsumen PT D’paragon Labbaika Utama meminta uang yang telah dibayarkan untuk dikembalikan. Sebab, sejak tahun 2015, apartemen yang direncanakan berdiri di Jalan Setiabudi Semarang, hingga kini tidak kunjung dibangun.

Bob Horo, kuasa hukum salah satu konsumen D’paragon mengatakan, proyek tersebut merupakan proyek yang cukup panjang, namun hingga saat ini tidak ada penyelesaian secara konkrit. ”Sampai ada desas-desus bahwa proyek ini dibeli PT Pembangunan Perumahan (PP) salah satu BUMN. Konsumen diberi ganti proses peralihan unit di Alton,” jelasnya saat mendampingi sejumlah konsumen menemui pihak manajemen D’paragon, Sabtu (19/5) kemarin.

”Tapi, hingga kini nggak ada peralihan, juga tidak ada pengembalian uang,” imbuhnya.

Mengenai peralihan unit, ada sebagian konsumen yang mau. Namun tidak sedikit pula yang menolaknya. Sebab, masih ada sejumlah persoalan yang harus diselesaikan pihak manajemen  ”Untuk menempati Alton pun, belum dimungkinkan. Itu masih di awing- awang,” ungkap Bob.

Karenanya, sejumlah konsumen meminta untuk bertemu pihak manajemen. Mereka meminta pertanggungjawaban atas kewajiban yang telah mereka lakukan. ”Kami minta pertemuan dengan manajemen untuk memenuhi hak kami, tapi malah diinformasikan mengenai permasalahan-permasalahan internal mereka,” ujarnya.

”Mengenai masalah internal silahkan diselesaikan, tapi kembalikan hak kami. Jangan merugikan masyarakat. Karena kami sudah melakukan kewajiban membayar,” tandasnya.

Dalam pertemuan yang dilakukan, pihak manajemen mengatakan yang bertanggung jawab atas persoalan dengan total kerugian sebesar Rp 30 miliar ini adalah direktur lama. Pihak manajemen mengatakan, saat mengundurkan diri, direktur lama membawa sejumlah dana Rp 23 miliar dan hanya menyisakan Rp 7 miliar untuk operasional manajemen. Untuk persoalan ini, sejumlah konsumen ingin dipertemukan langsung dengan direktur lama demi mengetahui kebenarannya.

”Kami mengejar solusi konkrit, tapi hingga kini tidak ada. Sampai sekarang kami terkatung-katung. Karena ada tempat tapi tidak dibangun. Justru mereka melakukan perjanjian dengan PP dimana ada alas hak konsumen. Saya kira, itu batal demi hukum, karena ada hak konsumen yang melekat pada tanah tersebut,” jelasnya.

Meskipun ada kabar sejumlah konsumen telah melaporkan persoalan ini, bahkan ada yang menggugat secara perdata, sejumlah konsumen yang melakukan pertemuan dengan pihak manajemen memutuskan untuk menyelesaikan secara musyawarah. ”Harusnya dikembalikan dengan uang tunai. Karena dengan unit pun masih bermasalah. Kalau tunai akan selesai,” ujar Bob.

Sani Gunawan, dari pihak manajemen belum bersedia memberikan keterangan kepada media. Namun ditegaskan olehnya, pada intinya pihaknya memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini. (sga/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Entaskan Kemiskinan dengan Bantuan Bibit

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Demak menggalakkan budidaya ikan air tawar di masyarakat. Ini dilakukan sebagai salah satu upaya dalam mengentaskan...

Puji Keberhasilan Mayjen Tatang

SEMARANG-Pangdam IV/Diponegoro baru, Mayjen TNI Wuryanto SSos MSi memuji keberhasilan Mayjen TNI Tatang Sulaiman saat mengawali tugas di Kodam IV/Diponegoro. Pujian tersebut disampaikan pada acara...

Mitsubishi Pacu Penjualan Mobil Niaga

SEMARANG-Mitsubishi Motors Kramayuda Sales Indonesia (MMKSI) mendongkrak penjualan mobil niaga di area Jawa Tengah dan DIJ. Seiring pertumbuhan ekonomi yang kian membaik. Area Koordinator Jateng...

Jurnal Khazanah Edukasi, Tampung Karya Ilmiah Guru

DEMAK- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kementerian Agama (Kemenag) Demak, secara resmi melaunching Jurnal Pendidikan Khazanah Edukasi. Jurnal ini untuk mengakomodasi para guru...

Pelatih Persikama Mengundurkan Diri

MUNGKID— Pelatih Persikama Kabupaten Magelang Tommy Parsep mengundurkan diri pasca menuai hasil negatif di beberapa laga ujicoba tim. Manajemen masih melakukan koordinasi untuk menentukan...

Buruh Gentong Terima THR Setengah UMK

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Janji PR Gentong Gotri memberikan THR ditepati. Meski tidak penuh, 1.151 karyawan menerima THR di LIK Megawon. Namun, untuk gaji akan...