EVALUASI: Head coach PSIS, Vincenzo Alberto Annese memberikan sinyal rotasi di laga versus Sriwijaya FC. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EVALUASI: Head coach PSIS, Vincenzo Alberto Annese memberikan sinyal rotasi di laga versus Sriwijaya FC. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARASEMARANG.COM, SEMARANG – Dua kali kekalahan beruntun yang dialami tim PSIS Semarang tampaknya harus disikapi secara serius. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu saat ini masih bercokol di posisi 17 klasemen sementara alias belum beranjak dari zona degradasi.

CEO PT Mahesa Jenar Semarang (MJS), AS Sukawijaya dihubungi kemarin mengatakan, hal utama yang harus dilakukan adalah skuat besutan coach Vincenzo Alberto Annese butuh penyegaran pada matchday ke-10 versus Sriwijaya FC Selasa (22/5) pekan depan.

“Kemungkinan akan ada rotasi untuk penyegaran tim. Untuk siapa-siapanya itu wewenang pelatih. Yang jelas kami harus bangkit dan bisa meraih hasi positif pada laga selanjutnya,” terang pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.

Evaluasi lain menurutnya adalah sektor pertahan PSIS yang gampang ditembus oleh lawan. Dari dua laga terakhir yaitu versus Barito Putera dan PS Tira, gawang PSIS yang dijaga oleh Jandia Eka Putra harus kebobolan enam gol.

“Kami harus perbaiki pertahanan. Di pertandingan terakhir kelemahan kami selalu panik ketika lawan melakukan counter attack cepat yang akhirnya berujung gol. Itu tidak boleh terjadi lagi,” sambung Yoyok Sukawi.

Sinyal rotasi juga ditunjukkan oleh coach Vincenzo Alberto Annese. Dalam latihan terakhir sebelum bertolak ke Palembang di Stadion Citarum Sore (19/5) kemarin, pelatih asal Italia itu menjajal beberapa komposisi pemain.

Pelatih berusia 33 tahun itu juga menjajal skema baru diluar pakem mereka 4-2-3-1 yaitu menjajal formasi 5-4-1. Tiga bek tengah dihuni oleh Petar Planic, M Rio Saputro dan kapten Haudi Abdiilah yang ditopang dua full back Gilang Ginarsa dan Frendi Saputra.

Yang menarik, Vincenzo juga menjajal bek sayap Akbar Riansyah untuk turun sebagai breaker berdampingan dengan Ibrahim Conteh. Sedangkan di sayap dua winger Melcior Majefat dan Gustur Cahyo dijajal untuk menopang lone striker yang di latihan kemarin dipercayakan oleh Hari Nur Yulianto.

“Semua harus siap main. Dua gol lawan (versus PS Tira, Red) hasil dari kesalahan antisipasi pemain belakang kami kekurangan akan kami benahi, dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik pada laga selanjutnya,” beber Vincenzo. (bas)