33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Pemkab dan Perhutani Kerjasama, Angkat Potensi Hutan 

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Memiliki potensi yang menarik dan potensial, Pemerintah Kabupaten Batang  dan Perhutani dalam hal ini Perum Perhutani Pekalongan Timur, sepakat untuk mengelola bersama hutan di wilayah Kabupaten Batang untuk kemaslahatan bersama. Selain untuk pemberdayaan ekonomi warga juga untuk kawasan wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan, kesepakatan pengelolaan hutan milk Perhutani tersebut tertuang dalam Penandatanganan kerjasama antara Pemkab Batang dan  Perum Perhutani Pekalongan Timur.

“Ini sebagai landasan bagi para pihak untuk melakukan kerjasama pengelolaan sumber daya hutan di wilayah Kabupaten Batang,” jelas Wahyu, Jumat (18/5).

Dijelaskan, penandatanganan kerjasama tersebut untuk meningkatkan fungsi dan manfaat sumber daya hutan serta mensejahterakan masyarakat.

Wahyu berharap dengan kerjasama ini awal bangkitnya kegiatan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Batang yang memberikan multi player efek dalam perekonomian terutama pada masyarakat Kabupaten Batang.

Terpisah Kepala Administratur Perum Perhutani Pekalongan Timur Toni Kuspuja mengatakan, penandatanganan kerjasama ini menjadi salah satu penguat bagaimana hutan bisa bermanfaat untuk masyarakat.

“Masyarakat sejahtera hutannya pun akan terjaga dengan baik dan mudah-mudahan bisa sangat mendukung pendapatan asli daerah pemerintah kabupaten,” ujarnya. Diketahui, kawasan hutan di wilayah Batang ini meliputi dua KPH yakni KPH Pekalongan timur dan KPH Kendal.

Bupati Batang Wihaji menambahkan, penandatanganan kerjasama ini merupakan bagian semangat yang sama dan menjadi payung hukum ketika nanti ada pemanfaatan sumber daya hutan baik untuk usaha, petani, peternakan dan industri agro.

“Pemkab sekarang lagi menata pariwisata, hal ini yang menjadi prioritas karena ada beberapa lokasi wisata yang memang itu kewenangannya ada di Administratur Perhutani Pekalongan Timur,” terang Wihaji.

Dan pariwisata ini pasti nanti ada impact tentang perekonomian yang implikasinya nanti ada pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan pemuda sehingga pengangguran berkurang. “Saya berharap selain pariwisata juga ada bidang lain seperti pertanian, peternakan,” tandasnya. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

BPBD Antisipasi Ancaman Kekeringan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Demak mulai melakukan antisipasi dengan datangnya musim kemarau. Diantaranya dengan merencanakan droping air ke masyarakat...

Rumah Ghozi

"Ini pasti Ghozi," kata saya dalam hati. "Ting... ting..", berbunyi lagi ponsel saya setengah tidak terdengar. Saya pun menatap jam di dinding: pukul 02.51. "Kok senyum-senyum...,"...

Ribuan Pelajar Ikrarkan Pelopor Tertib Hukum

SEMARANG - Ribuan pelajar SMP dan SMA sederajat se-Kota Semarang, mengikuti apel pagi di halaman Balai Kota Semarang, Selasa (17/1). Apel tersebut sekaligus menjadi...

Ciptakan Alat Pengurang Nyeri Persalinan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Didasari pengalaman pribadi dan hasil penelitian yang dilakukan oleh Sri Rejeki, diketahui nyeri hebat pada proses persalinan dapat menyebabkan wanita mengalami...

Menimbang Pembangunan LRT dan BRT

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rencana pembangunan transportasi masal berbasis rel di Kota Semarang baik menggunakan Light Rapid Transit (LRT), Kereta Rel Listrik (KRL), ataupun Mass...

Jadikan Sampah Sebagai Berkah

KAJEN - Kabupaten Pekalongan sekarang ini tengah berjuang untuk bisa meraih Adipura tahun 2017. Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pengelolaan sampah serta penciptaan...