Lampu Hias Bikin Semarang Makin Eksotis

2559
Taman KLAIWIRU
Taman KLAIWIRU
Taman JALAN PAHLAWAN
Taman JALAN PAHLAWAN

RADARSEMARANG.COM – ESTETIKA Kota Semarang makin cantik. Tidak hanya di siang hari. Pemandangan di malam hari juga makin cantik dengan hiasan lampu di sepanjang ruas jalan maupun taman kota. Seperti lampu hias yang melintang di ruas Jalan Pemuda. Mulai dari Paragon hingga Bundaran Tugu Muda. Pemandangan serupa juga terlihat di Jalan Pandanaran.

Lampu hias ada yang bentuk lingkaran, kupu-kupu, hingga burung. Keberadaan lampu hias tersebut membuat wajah kota semakin eksotis. Tak jarang muda mudi menyempatkan berswafoto, karena memang instagramable.

Taman JALAN PAHLAWAN
Taman JALAN PAHLAWAN

“Sangat unik, saya kira bisa menjadi spot foto yang menarik di malam hari disela hiruk-pikuknya Jalan Pemuda. Apalagi bentuk lampu hias yang dipasang sangat indah dan menarik dengan paduan warna biru dan putih,” kata Dini Suciana yang kebetulan sedang menikmati keindahan Jalan Pemuda bersama sejumlah temannya.

Praktis keberadaan lampu hias ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Semarang yang mengangkat tourism Semarang dengan smart city-nya. Apalagi estetika hias tersebut diklaim belum ada di kota lain selain Semarang. Lampu ini sendiri menggunakan lampu khusus yang diimport dari luar negeri, walaupun nyalanya terang, namun tidak menyilaukan pengendara karena lumen atau penerangannya disetting khusus.

Taman JALAN PAHLAWAN
Taman JALAN PAHLAWAN

“Lebih menarik, tentu masyarakat atau wisatawan yang kebetulan melintas pasti akan kagum dan terkesan menyenangkan serta menenangkan,” katanya.

Selain di Jalan Pemuda dan Pandanaran, pemasangan lampu hias yang instagramable ini juga dipasang di taman kota. Salah satunya adalah taman pembatas di Jalan Pahlawan Semarang, dan Taman Kaliwiru Semarang. Bedanya, jika di Jalan Pemuda dan Pandanaran dipasang membentang, di kedua taman ini diletakkan di atas rumput sebagai hiasan. Bentuknya pun tidak terlalu ribet dan rumit dengan konsep geometris dan desain yang urban.

Lampu Hias JALAN PEMUDA
Lampu Hias JALAN PEMUDA

Walaupun belum semua dipasangi lampu hias, Jalan Pahlawan Semarang menjadi lebih indah dan eksotis dengan paduan warna warm white dan purple. Ketika malam tiba, keindahan lampu bisa dinikmati warga Semarang yang nongkrong di Jalan Pahlawan atau sekadar lewat di jalan tersebut. Sementara di Taman Kaliwiru, tak kalah unik karena ada berbagai bentuk bunga yang terbuat dari lampu hias untuk mempercantik taman.

“Untuk jenis lampu hias yang dipasang di taman lebih mengusung konsep string flower. Karena tujuannya memang untuk memperindah taman di malam hari,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim)  Kota Semarang Munthohar, melalui Kabid Pertamanan dan Pemakaman, Suryati.

Suryati menjelaskan, jika konsep dasar taman dengan lampu hias ini sendiri adalah taman yang tidak monoton dan memiliki nuansa seni. Keberadaannya bisa menghibur warga dan menjadi spot yang instagramable. Diharapkan masyarakat juga ikut berpartisipasi merawat keindahan taman kota. Salah satunya tidak menginjak atau merusak lampu hias.

“Selain keindahan tentu tujuannya agar taman yang ada bisa lestari dan tidak dirusak. Jika masyarakat suka, tentu mereka enggan merusak dan punya kesadaran tinggi untuk ikut menjaga,” tuturnya.

Keberadaan lampu hias di taman dan jalan, mendapatkan dukungan penuh dari Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Selain bentuk string flower dan lampu bentang, di Taman Madukoro Semarang juga dipasang lampu hias bebentuk meteor yang diletakkan di pohon. “Kami ingin permainan lampu hias ini tidak monoton. Kami akan membuat konsep yang berbeda-beda untuk menghias taman kota,” ucapnya.

Pemilihan warnanya juga tidak sembarang. Dipilih warna kalem namun memiliki kesan yang menyenangkan dan meneduhkan.  Tujuannya adalah sebagai ciri khas dari Semarang yang merupakan kota aman serta nyaman bagi warga maupun wisatawan dan insvestor.

“Sementara di Jalan Pahlawan masih separuh, namun ke depan akan dipasang sampai depan Mapolda. Selain itu rencananya pagarnya juga akan dilepas agar keindahannya semakin bisa dilihat masyarakat atau pengendara yang melintas,” tandasnya.

Pemasangan lampu hias rencananya akan dilakukan di beberapa taman yang menjadi pusat keramaian warga. Misalnya saja Taman Madukoro, Taman Sampangan. “Lampu hias ini diharapkan bisa membantu promosi wisata Kota Semarang dan menjadi ikon kota ini,” pungkasnya. (den/zal)