Unggul di Bidang IT, Dilirik Google

Universitas Dian Nuswantoro

191

RADARSEMARANG.COM – Universitas Dian Nuswantoro Semarang atau yang populer disebut Udinus, merupakan perguruan tinggi yang memiliki keunggulannya di bidang teknologi informasi (TI). Universitas yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol 207 Semarang ini, menerapkan teknologi modern yang sudah terintegrasi di dalam kampus untuk menunjang proses perkuliahan.

Universitas ini kerap digandeng pemerintahan maupun swasta untuk penyediaan software maupun jaringan berbasis IT yang andal. Karena keunggulannya di bidang IT, membuat Google, perusahaan raksasa yang berkantor pusat di Amerika, mendukung Udinus, untuk menggunakan layanan google bagi pengembangan program perkuliahan.

Selain program perkuliahan yang unggul, lulusan Udinus juga dibekali dua hal. Sebagaimana dijelaskan oleh Rektor Udinus Prof Dr Ir Edi Noersasongko M.Kom. Edi Noersasongko menyampaikan, lulusan Udinus dibekali dua hal. “Yakni mereka siap menjadi karyawan ataupun siap menjadi wirausaha,” kata Edi.

Karena itu, di Udinus, wirausaha menjadi pelajaran wajib bagi setiap mahasiswa. Sebab, Udinus melihat, menjadi karyawan, saat ini sangat susah. Jika ada lowongan pekerjaan yang jumlahnya terbatas, pendaftarnya membeludak. Akhirnya, banyak tenaga kerja yang dibayar murah karena terjebak dengan outsourching.

Udinus juga mendorong munculnya start up-start up baru yang bisa mewarnai dunia IT di Indonesia. Contohnya madhang.id, aplikasi di bidang kuliner yang memungkinkan setiap keluarga menjual makanan rumahan secara online. Aplikasi ini telah menarik perhatian putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep untuk bergabung. “Ternyata laris manis. Ibu-ibu banyak yang bisa menjual masakannya lewat madhang sehingga menambah penghasilan keluarga.”

Aplikasi musik gamelan digital karya mahasiswa Udinus, e-gamelanku juga dilirik dunia internasional. Pada Juni 2018 mendatang, dosen dan mahasiswa Udinus diundang untuk memainkan e-gamelanku di markas besar United Nations Educational, Scientific dan Cultural Organization (Unesco) di Prancis. Selain akan memainkan e-gamelanku di Unesco, mereka juga akan tampil di Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Disneyland di Paris. (tri/isk)