Sholat Dluha di Bulan Ramadan

405

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Warahmatullah Pak Kiai Izzuddin yang saya hormati, mau tanya, apakah boleh mengerjakan salat sunnah dluha di bulan puasa? Wassalamualaikum Warahmatullah

Ahdina 089669926xx di Ngaliyan

Jawaban

Wa’alaikuumussalam Warahmatullah Wabarokatuh, Ibu Ahdina yang saya hormati dan dirahmati Allah, perlu diketahui bahwa bulan Ramadan adalah bulan yang penuh dengan barokah. Bulan yang pada permulaan sepuluh harinya penuh dengan rahmat Allah SWT. Sepuluh hari pertengahan harinya penuh dengan pengampunan Allah SWT. Dan sepuluh hari terakhir adalah pembebasan dari api neraka. Tentunya bagi orang yang beriman dan bertaqwa selalu berusaha untuk mendapatkannya dengan mengerahkan segala daya dan upaya secara maksimal sehingga ibadah baik pada waktu pagi, siang, sore dan malam dilakukan demi memperoleh berkah di bulan suci Ramadan.

Sekiranya baik sekali, andaikan seseorang berniat untuk meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT, terlebih di bulan yang suci ini. Yakni dengan selalu berusaha meningkatkan kuantitas ibadah dengan cara pada waktu pagi mengerjakan salat dluha, walaupun dua rakaat setelah masuk waktunya salat dluha. Salat dluha sendiri adalah salat sunnah karena waktu dluha yang jumlah salatnya terdiri minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat dan yang paling utama adalah 8 rakaat.

Kemudian pada waktu siang melaksanakan salat dhuhur berjamaah dilanjutkan dengan tadarus Alquran. Lanjut pada waktu sore digunakan untuk beribadah kepada Allah SWT hingga malam harinya berbondong-bondong meramaikan Ramadan dengan mendirikan salat tarawih, witir berjamaah dan diteruskan tadarus Alquran hingga khatam. Tidak lain karena keberkahan, kemuliaan dan keberuntungan akan kita dapatkan dari Allah SWT. Amin

Dengan demikian, tidak ada larangan untuk salat dluha, bahkan lebih baik, apalagi jika dengan memperbanyak kuantitas rakaatnya. (*/ida)

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Warahmatullah Pak Kiai Izzuddin yang saya hormati, mau tanya, apakah boleh mengerjakan salat sunnah dluha di bulan puasa? Wassalamualaikum Warahmatullah

Ahdina 089669926xx di Ngaliyan

Jawaban

Wa’alaikuumussalam Warahmatullah Wabarokatuh, Ibu Ahdina yang saya hormati dan dirahmati Allah, perlu diketahui bahwa bulan Ramadan adalah bulan yang penuh dengan barokah. Bulan yang pada permulaan sepuluh harinya penuh dengan rahmat Allah SWT. Sepuluh hari pertengahan harinya penuh dengan pengampunan Allah SWT. Dan sepuluh hari terakhir adalah pembebasan dari api neraka. Tentunya bagi orang yang beriman dan bertaqwa selalu berusaha untuk mendapatkannya dengan mengerahkan segala daya dan upaya secara maksimal sehingga ibadah baik pada waktu pagi, siang, sore dan malam dilakukan demi memperoleh berkah di bulan suci Ramadan.

Sekiranya baik sekali, andaikan seseorang berniat untuk meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT, terlebih di bulan yang suci ini. Yakni dengan selalu berusaha meningkatkan kuantitas ibadah dengan cara pada waktu pagi mengerjakan salat dluha, walaupun dua rakaat setelah masuk waktunya salat dluha. Salat dluha sendiri adalah salat sunnah karena waktu dluha yang jumlah salatnya terdiri minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat dan yang paling utama adalah 8 rakaat.

Kemudian pada waktu siang melaksanakan salat dhuhur berjamaah dilanjutkan dengan tadarus Alquran. Lanjut pada waktu sore digunakan untuk beribadah kepada Allah SWT hingga malam harinya berbondong-bondong meramaikan Ramadan dengan mendirikan salat tarawih, witir berjamaah dan diteruskan tadarus Alquran hingga khatam. Tidak lain karena keberkahan, kemuliaan dan keberuntungan akan kita dapatkan dari Allah SWT. Amin

Dengan demikian, tidak ada larangan untuk salat dluha, bahkan lebih baik, apalagi jika dengan memperbanyak kuantitas rakaatnya. (*/ida)