33 C
Semarang
Jumat, 5 Juni 2020

Sebulan Serap 1.500 Ton Sampah Plastik

Permintaan Pipa Plastik Tinggi

Another

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG— Perkembangan industri plastik mengalami kemajuan signifikan, tidak hanya digunakan untuk pengemasan, tetapi sudah merambah berbagai sektor lainnya. Karena itu, pengembangan industri plastik diarahkan untuk keperluan umum dan khusus, di antaranya sebagai bahan bangunan.

Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Plastik (ADUPI) Christine Halim mengatakan bahwa dalam rangka menangkap kebutuhan produk plastik tersebut, pihaknya berupaya melakukan daur ulang sampah plastik. Yakni bekerjasama dengan Inaplas yang selanjutnya berinovasi menciptakan produk-produk baru. “Dengan teknologi, kini bisa menciptakan produk yang bagus yang sebelumnya diimpor dari luar negeri, sudah bisa dibuat di dalam negeri,” kata dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Industri Plastik Hilir untuk Bahan Bangunan, di Graha Santika, kemarin.

Dalam sehari, jelasnya, mampu memproduksi 50 ton sehingga selama satu bulan mampu menyerap sampah palstik dalam kemasan sebanyak 1500 ton. Selain itu, dibuat talang plastik serta pipa dari daur ulang yang dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah. “Untuk pabriknya selain di Tangerang, terdapat di Surabaya yang digunakan untuk memproduksi berbagai alat mulai dari daun jendela ataupun lainnya,” paparnya.

Sedangkan Dirjen Industri Kimia Hilir Kementrian Perindustrian Dr Ir Taufiek Bawazier MSi menyatakan bahwa semakin berkembangnya sektor infrastruktur dan permukiman, menyebabkan meluasnya penggunaan material polimer yang dapat digunakan sebagai material kontruksi menggantikan bahan kayu dan logam. “Beberapa material kontruksi dari plastik telah digunakan dan berkembang saat ini, antara lain atap plastik, dinding, pipa, lantai, pintu dan jendela,” jelasnya.

Bahkan data eksport 2017 menunjukkan volume ekspor pipa plastik nasional mencapai 14,86 ribu ton dengan nilai 56,04 juta USD. Sedangkan tingkat penjualan domestik berada di kisaran 550 ribu ton/tahun. Ekspor pipa plastik Indonesia terbesar di Jepang dengan volume 4.400 ton senilai 13 juta USD. Sementara itu impor pipa plastik Indonesia mencapai 42,44 ton dengan nilai 172,11 juta USD. “Tingkat kebutuhan yang semakin tinggi merupakan potensi besar untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas industri pipa plastik,” imbuhnya.

Seiring dengan pasar tunggal ASEAN dan AFTA serta menyikapi revolusi industri 4,0, maka penguatan industri dalam negeri khusunya plastik dan karet menjadi fokus Direktorat Industri Kimia Hilir untuk melakukan sinergi antara pemerintah, produsen dan konsumen. “Sinergitas itu sebagai wujud nasionalisme produk dalam persaingan global yang semakin ketat dan keras,” paparnya. (hid/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

More Articles Like This

Must Read

Buka Program Doktor Studi Ilmu Lingkungan

SEMARANG – Universitas Khatolik (Unika) Soegijapranata siap membuka pembukaan Program Doktor Studi Ilmu Lingkungan usai menerima ijin dalam surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan...

Warga Diminta Lanjutkan Pembangunan Jalan

BATANG - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I Tahun 2017 di Tingkat Kabupaten Batang digelar di Desa Wonokerso Kecamatan Limpung, kemarin. Kegiatan diwujudkan dengan...

4 Anggota KSP Mitra Abadi Jaya Dapat Motor

MAGELANG–Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Abadi Jaya memberikan apresiasi kepada para anggotanya dengan menggelar undian berhadiah. Pengundian Gebyar Tabungan Berjangka (Taka) periode 1 berlangsung...

Minat Pembiayaan Handphone Tinggi

SEMARANG – Minat masyarakat Kota Semarang untuk menggunakan jasa lembaga pembiayaan kredit elektronik saat ini sangat tinggi. Salah satu produk yang banyak disasar adalah...

Gali Potensi Desa dengan Modal Sosial, Bersama Bersihkan Lingkungan

Pemkab Demak hingga kini terus berupaya membangun desa melalui berbagai metode efektif. Di antaranya, menggerakkan warga untuk bergotong royong yang berfungsi ganda. Selain merekatkan hubungan...

Jembatan Tanggul Angin Dibangun

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemerintah pusat melalui Dirjen Bina Marga mulai melaksanakan pembangunan jembatan Tanggul Angin  diatas Sungai Wulan, tepatnya diperbatasan Demak dan Kudus. Jembatan yang...