33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Pangkas Kebocoran Melalui E-Retribusi

Bupati Kendal, dr Mirna Annisa M.Si

Must Read

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM – Selama dua setengah tahun dipimpin oleh Bupati dr Mirna Annisa M.Si, pembangunan di Kabupaten Kendal mengalami perkembangan signifikan.

SALAH satu indikatornya, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kendal pada tahun 2016 dan 2017 mengalami peningkatan, karena berbagai terobosan yang dilakukan.

Pencapaian yang membanggakan, di tengah kondisi pelambatan ekonomi nasional maupun global. Melalui motto Kendal Permata Pantura, cita-cita mulia Bupati Annisa adalah menjadikan Kendal maju, sejahtera, dan makmur menuju Kendal sebagai Permatanya Pantura.

Dengan berbagai terobosan program yang dilakukan, Bupati Mirna mampu meningkatkan pendapatan asli daerah yang lebih signifikan dan memiliki progress pembangunan yang responsif. Hasilnya, Kendal saat ini diminati oleh para investor.

Selain muda dan cantik, Mirna juga cerdas. Dalam catatan Jawa Pos Radar Semarang, Mirna memiliki banyak inovasi untuk meningkatkan PAD daerahnya. Belum lama ini, Bupati Mirna meluncurkan kartu e-Retribusi bagi pedagang pasar tradisional. Dengan kartu ini, pedagang dapat dengan mudah membayar retribusi pasar, dengan sekali gesek kepada petugas pasar.

Kelebihan kartu e-Retribusi, untuk memangkas kebocoran retribusi pasar yang selama ini terjadi di Kendal. Sebab, setoran retribusi pasar dari pedagang ke Pemkab Kendal akan langsung masuk ke rekening Kas Daerah.

Output dari kartu ini, tidak lain untuk meningkatkan pendapatan dari sektor retribusi pasar. Juga sebagai transparansi pendapatan daerah di sektor retribusi pasar. Pendapatan lainnya adalah pajak daerah, retribusi daerah lainnya, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan, dan lain pendapatan asli daerah yang sah. Semuanya dikelola dengan baik, sehingga tidak ada kebocoran.

Atas inovasinya, Bupati Mirna Annisa pada 11 Mei 2018 lalu, menerima apresiasi dari manajemen Jawa Pos Radar Semarang pada gelaran Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang untuk kategori: Head Region With A Budget-Based Innovative Program.

Kepada wartawan, Bupati Mirna Annisa mengaku sangat berterima kasih atas apresiasi tersebut.

Menurut Bupati Mirna, prestasi ini bukanlah kerja keras dirinya sendiri. Melainkan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Kendal yang mendukung program-programnya.

“Bagi saya, Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018 ini sangat berharga, sekaligus amanah yang harus saya pikul. Di mana saya harus mempertahankan reputasi itu agar tidak mengecewakan warga Kendal atau Jawa Pos Radar Semarang yang sudah memberikan Anugerah ini.” (adv/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This