33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Padukan Menu Resto dan Budaya Jawa

RM Bale Raos Salatiga

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – Berlokasi di Jalan Lingkar Selatan Pulutan, Salatiga, Rumah Makan Bale Raos Salatiga, memadukan konsep resto dengan kebudayaan Jawa. Nuansa pedesaan dengan view gunung Merbabu, menjadikan resto ini jujukan para pecinta kuliner Nusantara.

NUANSA tradisional khas Jawa Tengah, menjadikan resto ini, salah satu yang terfavorit di Salatiga. Tak heran, jika Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ny Iriana Joko Widodo pernah mampir, untuk menikmati sajian menu tumpang koyor buatan Resto Bale Raos ini.

Tidak sulit mencari RM Bale Raos di kota Salatiga. Jika masuk jalan lingkar Salatiga dari arah Semarang, maka RM Bale Raos akan terlihat jelas di sebelah kiri, setelah kampus IAIN.

Bangunannya yang berbentuk joglo, tampak paling menonjol dibandingkan dengan bangunan lain. Ada ciri khas unik dalam bangunan yang sudah berdiri sejak lima tahun silam. Tepatnya, pada Mei 2013. Di halaman depan rumah makan, terpampang beberapa bangunan kecil berbentuk joglo yang menambah keunikan bangunan rumah makan berlantai dua itu.

Pemilik rumah makan, Drs. H. Sri Mulyono SH, MH menyampaikan, bangunan Bale Raos berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 600 meter per segi. Bangunan rumah makan dapat menampung kurang lebih 500 pengunjung. Tersedia ruang pertemuan (meeting), musala, maupun free hotspot. Selain itu, tempat parkir juga luas dan nyaman.

“Sejak awal, sebenarnya bangunan didirikan untuk sanggar kebudayaan seni. Namun, karena ada persoalan di perizinan, akhirnya kami mengubah menjadi rumah makan. Namun, konsep seni tetap menjadi yang utama,” kata Sri Mulyono saat ditemui di kediamannya, kemarin.

Lokasi tersebut, sekaligus menjadi kantornya yang berpraktik sebagai pengacara. Selama lima tahun, Bale Raos memiliki kekhasan. Yaitu, suasana dan masakan yang bernuansa serba Jawa. Meski, tetap ada menu penunjang, berupa western dan chinese food. “Sekarang banyak rumah makan, tetapi kami tidak merasa tersaingi karena memiliki ciri khas tersendiri.”

Aneka menunya sudah terbukti nikmat. Dikendalikan oleh dua Chen, dengan 14 karyawan. Mereka menyiapkan semua menu dengan maksimal. Termasuk, ketika menjamu rombongan Presiden RI Jokowi kala berkunjung ke Salatiga. “Rumah makan ini, kami buka mulai pukul 09.00 hingga pukul 21.00. Special menu utama kami adalah tumpang koyor, sayur lodeh, dan nasi gandul. Selain aneka masakan Jawa, juga tersedia chinese food maupun western food.” Pria yang gemar berkesenian Jawa ini menambahkan, pihaknya juga melayani pelanggan yang menggelar hajatan, arisan, rapat kantor, dan acara lainnya. (sas/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....