Makan Hati! 7 Alasan Ini Jadi Dasar Akhiri Hubungan dengan Playboy

183

Ladies, jika kalian terjebak dalam siklus berpacaran dengan tipe playboy, lalu buat apa dipertahankan? Dilansir dari Cosmopolitan, Jumat (18/5), ada beberapa alasan yang bisa menjadi pertimbangan sebaiknya mulai mundur perlahan atau akhiri hubungan tersebut.

Tidak Konsisten dan Komitmen

Suatu hari, pria playboy akan mengirimkan pujian lewat pesan singkat untuk merayu dan mengajak berkencan. Ketika wanita sudah berada di langit ketujuh, pria itu langsung membuatnya jatuh dan sakit. Sebab, akhirnya membatalkan rencana kencan begitu saja pada menit terakhir. Memang ada pria yang takut menjalankan komitmen pada satu wanita. Apa yang dijanjikannya kepada kaum hawa, dilakukan atas dasar main-main. Sehingga itu hanya gombal dan janji palsu. Tentu hal itu membuat perempuan kecewa dan hanya bisa menangis.

Kesalahan Berulang Seperti Rollercoaster

Kebahagiaan dan sikap romantis hanya berlangsung di awal dan sebentar. Kemudian berubah menjadi ancaman untuk putus. Pria tidak jujur dengan pasangan mereka atau diri mereka sendiri. Selalu bisa menggoda hingga pasangan terjerat di tahap awal lalu meninggalkannya.

Penipu yang Sangat Jelas

Dia sudah punya pacar, tapi dia bersumpah akan putus dengan kekasihnya demi wanita yang sedang dikejarnya. Sekali penipu, selalu penipu, berkali-kali. Fenomena jatuh untuk penipu seringkali terjadi. Seorang playboy meyakinkan bahwa mereka tak akan mengkhianati wanita yang sedang dikejarnya itu. Padahal itu hanya omong kosong.

Menutupi Hubungan di depan Teman

Playboy seringkali tak ingin mengajak teman wanitanya ke depan teman-teman di lingkungan pria tersebut. Sebab mereka bisa ketahuan jika memiliki banyak kekasih.

Arogan

Terkadang seorang playboy tak mau dituduh atau didesak saat wanita memberondong pertanyaan. Mereka terlalu angkuh menjawab pertanyaan sedang di mana, pergi dengan siapa, atau bahkan meminta tolong untuk menjemputnya.

Minta Dibelikan Barang-barang

Sebagai kekasih adalah hal yang wajar jika perempuan membelikan hadiah di momen-momen tertentu. Akan tetapi jika pria sudah minta hal untuk dibelikan barang yang macam-macam dan itu berulang, itu sama saja dengan azas pemanfaatan.

Friendzone

Kondisi ini paling tak menguntungkan bagi wanita. Dekat, kencan, dan ada ungkapan sayang tetapi tanpa status. Seolah hubungan hanya berada di zona pertemanan (friendzone). Wanita tak bisa marah ketika melihat pria tersebut jalan dengan wanita lain.


(ika/JPC)