RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dua pembobol rekening di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) babak belur dihajar massa di Sumurboto, Banyumanik. Keduanya dihakimi warga setelah tepergok mencuri uang dengan modus menempelkan plastik mika pada celah masuk kartu ATM. Aksi kedua tersangka dilakukan di ATM Bank Mandiri SPBU Sumurboto, Sabtu (12/5) sekitar pukul 05.30 lalu.

Kedua tersangka adalah Susilo Hadi Hermansyah, 53, warga Derungan RT 01 RW 02, Lembengan, Ledokombo, Jember, dan Muhammad Hamdi Ikrom, 24, warga Sumber Malang RT 39 RW 03, Randu Agung, Sumber Jambe, Jember, Jawa Timur. Beruntung petugas Polsek Banyumanik datang menyelamatkannya.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Retno Yuli, menjelaskan, kedua tersangka membobol rekening milik korban Ratno, 59, warga Mutihan, Wonokertan, Banguntapan, Bantul. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga Rp 26 juta. “Tersangka mengambil uang korban dengan cara ditransferkan ke rekeningnya (tersangka) sendiri,” katanya.

Retno membeberkan, modus yang digunakan tersangka dengan cara menempelkan plastik mika di slot kartu mesin ATM. Kemudian menunggu korban di sekitar bilik ATM sembari mengawasi calon korbannya.  “Ketika korban masuk dan merasa ada kesulitan, tersangka berpura-pura membantu sambil menghafal nomor PIN kartu ATM korban,” terangnya.

Namun hal itu hanya akal-akalan kedua tersangka. Korban yang merasa gagal melakukan transaksi dan kartunya tidak bisa keluar dari mesin ATM, akhirnya meninggalkan kartu ATM tersebut. Saat itulah, tersangka beraksi menguras uang di rekening korban.

“Jadi, begitu korban keluar bilik ATM, tersangka masuk untuk mencongkel plastik mika dan mengambil kartu ATM korban. Kemudian, keduanya menggunakan kartu tersebut untuk transfer, karena sudah menghapal nomor PIN-nya,” bebernya.

Selesai melakukan aksinya, kedua tersangka masih berada di sekitar ATM dengan maksud mencari korban lainnya. Apes, kedua tersangka tidak sadar jika aksinya diintai korban bersama warga. Akhirnya, keduanya ditangkap dan menjadi bulan-bulanan massa. “Kasus ini masih kita dalami, apakah ada TKP lain. Masih dalam pengembangan,” katanya.

Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga menyita barang bukti mobil Toyota Agya bernopol P 1195 RY yang dipakai tersangka, 37 potongan plastik mika, 2 obeng L, 1 obeng biasa, lem, kertas label, tas selempang, dan uang Rp 26 juta. Hingga kemarin, kedua tersangka masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Banyumanik guna menjalani proses hukum selanjutnya. (mha/aro)