Bantu Penderita Katarak Melihat Indahnya Dunia

PT Sido Muncul

185

RADARSEMARANG.COM – Sejak dicanangkan pada 2011, konsistensi PT Sido Muncul melalui program tanggung jawab sosial perusahaannya (CSR) untuk mengoperasi penderita katarak dari golongan masyarakat tidak mampu di Indonesia, telah berhasil menjangkau jutaan penderita katarak.

SEBAGAI salah satu penggagas gerakan penanggulangan buta katarak di Indonesia, program bakti sosial PT Sido Muncul ini telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah. Melalui gerakan ini, banyak masyarakat Indonesia yang bisa kembali melihat indahnya dunia.

Di Indonesia, penderita katarak masih sangat tinggi. Utamanya, dari golongan masyarakat kurang mampu. Ketidaktahuan masyarakat bahwa katarak bisa sembuh dengan operasi dan ketiadaan biaya untuk pengobatan, membuat jumlah penderita katarak meningkat setiap tahunnya.

Prihatin dengan kondisi tersebut, PT Sido Muncul berkomitmen membantu operasi katarak bagi masyarakat tidak mampu sejak 2011 sebanyak 6.000 mata. Lantas, dilanjutkan program bantuan operasi katarak pada 2012 dengan jumlah yang semakin besar, yaitu 12.000 mata dan menjadikan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) sebagai mitra kerja sama dalam bakti sosial operasi katarak.

Direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat, menyampaikan, untuk melaksanakan bakti sosial tersebut, Sido Muncul bekerja sama dengan Perdami, RS/Klinik Mata, Kodam, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), PBNU, perguruan tinggi, Polda, pemerintah daerah, dan pihak-pihak lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu. “Karena tanpa bantuan pihak lain, program ini tidak dapat berjalan dengan baik.”

Sido Muncul menerima apresiasi Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018 untuk kategori CSR Program Initiating Countermeasures of Cataract Blindness in Indonesia. “Kami fokus sampai saat ini, total sudah ada 60 juta mata yang telah kami bantu mengangkat katarak di Indonesia,” kata Irwan Hidayat saat menerima piala dan sertifikat apresiasi Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018.

Meski saat ini warga kurang mampu telah tercover BPJS Kesehatan, namun komitmen Sido Muncul untuk membantu penderita katarak dari golongan warga miskin, tetap dilakukan. Irwan yakin, belum semua lapisan masyarakat tercover oleh BPJS Kesehatan secara keseluruhan. “Karena pasti ada yang kelewatan, jadi kami fokus untuk terus melakukan.” Selain operasi katarak gratis, Sido Muncul juga rutin melakukan mudik gratis.

Terkait penghargaan yang diberikan oleh Jawa Pos Radar Semarang, Irwan Hidayat mengaku sangat mengapresiasi. Terlebih, penghargaan tersebut diberikan kepada insan Jawa Tengah yang telah berkontribusi positif bagi kemajuan Jawa Tengah. “Semua penerima penghargaan yang diberikan memang sangat layak diterima oleh masing-masing penerima.” (tya/isk)