33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Selamat Datang Bulan Kedamaian

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COMMarhaban ya Ramadan. Inilah ucapan yang sering disampaikan dalam menyambut bulan istimewa, bulan diwajibkan berpuasa bagi umat Islam. Saat ini dunia medsos ramai bergemuruh saling sapa dan sambut dengan ungkapan yang sejenis, mengekpresikan kesiapan menjemput tamu khusus ini. Ya, Ramadan memang dinanti kedatangannya, untuk bermesraan dengan sang Ilahi dengan tahajud dan doa-doa mustajab. Ia tidak saja sebagai simbol kepedulian terhadap kaum papa, akan tetapi juga indikator kesalehan sesorang dan ketekunan beribadah serta kebersamaan dengan firman Tuhan, yakni Alquran.

Namun semangat ini dibayangi suasana yang menyesakkan hati. Tindak kekerasan, pembunuhan dan kekejaman terorisme mengiringi kedatangan bulan suci ini. Korban berjatuhan akibat bom dan aksi bunuh diri menjelang hadirnya Ramadan. Islam mengajarkan kasih sayang kepada semua orang. Tidak terdapat ajaran yang mengajak membuat orang lain susah, sakit dan menderita. Islam sendiri adalah agama yang mengajak untuk hidup damai, nyaman, gembira dan saling mengasihi, sebagaimana arti islam yang memiliki makna selamat, selamet dan damai.

Ramadan, bulan berpuasa umat Islam, sejatinya adalah bulan gerakan membangun perdamaian, menghancurkan kekekerasan, melenyapkan ketidak-adilan, dan memerangi kesombongan egoisitas. Melalui puasa, Ramadan mengajarkan pengelolaan nafsu secara bijak. Artinya nafsu diarahkan untuk mendukung misi beribadah kepada Allah secara tulus dan berkiprah untuk kedamaian demi kemaslahatan umat. Nafsu yang tidak terkendali secara apik akan menjadi penghalang munculnya cahaya ketuhanan, penyekat nilai-nilai kemanusiaan dan pengantar egosime kesombongan. Puasa merupakan satu-satunya strategi mengikis habis kenakalan nafsu, arogansi jiwa dan kesombongan hati manusia.

Karena itu, selayaknya kita sambut dengan lapang dada penuh kegembiraan. Marhaban berasal dari kata rahb, berarti ungkapan hati yang riang gembira dan tangan terbuka atas kedatangan tamu istimewa yang selalu didamba. Kesiapan penyambutan ini, disertai komitmen mengisinya dengan aktivitas terbaik, baik berkaitan dengan personal, kolektif maupun spiritual. Selamat datang tamu yang agung, artinya kami menyambutmu dengan penuh kegembiraan dan kami persiapkan untukmu tempat yang luas agar engkau bebas melakukan apa saja, yang berkaitan dengan upaya instropeksi diri untuk mengasah kapasitas jiwa kami dalam memberikan konstribusi kedamaian kepada umat.

Komitmen penyambutan (tarhib) ini sebagai wujud kecintaan dan kerinduan kepada Ramadhan. Secara psikologis, kondisi ini akan melahirkan tekad perubahan dan perbaikan diri yang lebih baik. Sebab semangat ini akan memberi motivasi untuk berkerja konkret dan bermanfaat. Hadis Nabi SAW menyebutkan Innama al-a`mal bi al-niyyah, nilai dan produktifitas tindakan manusia bergantung pada komitmennya. Niat atau motivasi kerja itu adalah syarat sah dan efektifnya perbuatan. Bahkan ada yang menyebutnya tidak saja sebagai syarat kesempurnaan, akan tetapi sebagai asal dan penggerak perbuatan (al-mujid li al-`amal). Karena itu, betapa pentingnya niat dan motivasi dalam keberhasian dan kesuksesan aktivitas.

Akhirnya, marilah kita sambut bulan Ramadan ini dengan senang hati dan bergembira. Kita jadikan puasa di bulan Ramadan ini kunci meraih prestasi taqwa.
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. al-Baqarah: 183). Semoga kita menjadi insan yang bertaqwa, sosok yang selalu menebarkan kedamaian, menyebarkan kemaslahatan, menumbuhkan kasih sayang dan membahagiakan setiap insan. (*)

Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo & Direktur Walisongo Mediation Center (WMC) Semarang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Harus Segera Tentukan Nasib

SEMARANG – PSIS saat ini tinggal membutuhkan tambahan satu poin untuk memastikan diri lolos ke babak delapan besar Liga 2. Tambahan poin tim berjuluk...

Selangkah Lagi ke Liga 1

BANDUNG-Tim PSIS Semarang akhirnya mewujudkan ambisinya untuk melaju ke babak semifinal Liga 2 setelah mengakhiri laga terakhir babak delapan besar Grup Y dengan hasil...

Pentingkah IPS Diberikan pada Siswa SD?

RADARSEMARANG.COM - ILMU Pengetahuan Sosial (IPS) penting bagi siswa SD karena di dalamnya memuat materi yang mempersiapkan dan mendidik siswa untuk hidup dan memahami...

4 Kecamatan dapat Perlakuan Khusus

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pendistribusian surat suara di 4 kecamatan di Kabupaten Pekalongan mendapat perlakuan khusus. Sebab empat daerah tersebut rawan bencana. Proses distribusi juga...

Boleh Berjualan asal Rapi

SEMARANG – Pedagang Kaki Lima di kawasan Peterongan ditertibkan petugas Satpol PP Kota Semarang, Selasa (21/2) kemarin. Keberadaan sekitar 55 PKL tersebut telah melanggar...

Tiga Terminal Bandara Siap Operasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Tiga terminal baru Bandara New Ahmad Yani Semarang diperkirakan sudah bisa dioperasionalkan untuk menampung calon penumpang mudik Lebaran tahun 2018 ini. Bahkan satu...