Selama Ramadhan Pasokan Listrik di Jamin Aman

2.200 Personil siap Atasi Gangguan

126
Aman - Tim PLN siap atasi gangguan listrik selama ramadhan. (ISTIMEWA)
Aman - Tim PLN siap atasi gangguan listrik selama ramadhan. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1439 H, pasokan listrik di wilayah PLN Distribusi Jawa Tengah – DIY  dalam keadaan aman. Upaya ini merupakan salah satu wujud komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan, Hardian Sakti menyampaikan, “Suplai listrik di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta kondisi aman dengan pasokan daya 4.617 MW. Prediksi  beban 3.679 MW dan cadangan 938 MW”. Pihaknya menambahkan, PLN juga telah memonitor sistem kelistrikan secara realtime untuk memastikan pasokan tersebut dapat terdistribusi dengan baik.

“Tren beban puncak pada saat bulan Ramadhan biasanya mengalami pergeseran, dari semula pukul 19:00 WIB sampai 22:00 WIB untuk beban puncak malam serta pukul 10:00 WIB sampai 17:00 WIB menjadi pukul 03:00 WIB sampai 06:00 WIB. Pergeseran ini  karena perubahan pola masyarakat yang melaksanakan ibadah sholat tarawih dan makan sahur“, tambahnya.

Di samping pasokan listrik, PLN juga telah menyiapkan pengamanan dari segi pasukan. Sebelumnya secara serempak, seluruh Area PLN se-Jawa Tengah dan DIY menggelar Apel besar untuk memastikan kondisi personil dan peralatan dalam keadaan prima. Rangkaian kegiatan apel diawali dengan upacara bersama, para peserta kemudian mendapat pengarahan lebih lanjut mengenai kondisi pengamanan kelistrikan, proyeksi kemungkinan gangguan, hingga strategi pemulihan akibat gangguan.

Total 2.200 personil se-Jawa Tengah dan DIY yang terdiri dari Tim Pelayanan Teknik (Yantek), Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dan Tim Pemeliharaan disiagakan untuk menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri. Tim tersebut didukung oleh 429 Armada yang terdiri dari mobil operasional, mobil PDKB, crane, dan motor Unit Reaksi Cepat (URC).

“Meskipun kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama kami, tapi keselamatan dan kesehatan kerja pekerja tidak boleh dilupakan. Para petugas wajib bekerja sesuai SOP dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam bertugas”, tegas Hardian.(svc/tya)