Rela Keluar Kerja, Minyak Diekspor ke Amerika dan Jepang

Diah Tristiani Sukses Berbisnis Minyak Kapuk Randu

7111
INOVATIF: Diah Tristiani menunjukkan minyak dari kapuk randu. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INOVATIF: Diah Tristiani menunjukkan minyak dari kapuk randu. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – Minyak kapuk randu ternyata memiliki nilai jual tinggi. Peluang itu yang dimanfaatkan oleh Diah Tristiani. Ia menyulap kapuk randu menjadi minyak yang diekspor  ke Amerika dan Jepang. Seperti apa?

NUR WAHIDI

POHON randu ternyata multimanfaat. Kayunya bisa dimanfaatkan untuk material bangunan, papan cor dan sebagainya. Sedangkan biji kapuk bisa digunakan untuk campuran bahan cat serta campuran makanan binatang seperti babi dan sapi. Untuk kapuknya, selain bisa dibuat bantal dan kasur, ternyata bisa juga disulap menjadi minyak yang memiliki nilai jual tinggi.

Sayangnya, kini tidak mudah mencari pohon randu. Padahal permintaan minyak kapuk randu di luar negeri cukup tinggi. Karena itu, Diah Tristiani pun menjalin kerja sama dengan Provinsi Jateng agar memanfaatkan tanah aset pemprov yang tidak terpakai untuk ditanami pohon randu. “Di Jateng, sudah sulit mencari pohon randu, apalagi di Kota Semarang. Saya harus mencari dari daerah lain untuk memenuhi ekspor minyak kapuk randu,” kata wanita yang pernah bekerja di perusahaan Shipping Company ini.

Diakui, bisnisnya minyak kapuk randu itu dilakukan setelah dirinya keluar dari pekerjaan. “Kalau ikut orang, waktu habis di pekerjaan. Sedangkan saya sendiri punya anak yang mau tidak mau harus dirawat sendiri,” ujar warga Puri Anjasmoro, Semarang Barat ini.

Pada 1 Desember 2008, ia memiliki usaha trading sendiri, yang dulunya masih sub dengan pabrik, karena belum memiliki bendera sendiri. “2008 keluar dari perusahaan dan melanjutkan usaha sendiri. Pada awalnya, karena modalnya minim dan mengumpulkan profit-profit sebagai modal untuk pengangkatan satu kontainer sangat berat. Kalau dulu enak dengan pabrik itu, maka tinggal pembayaran dan hasilnya berapa lalu dikasihkan kepada kita,” paparnya.

Dikatakan, pada 2006-2007, Alibaba membuka lelang ke semua member. Artinya kalau butuh barang bisa langsung di email, karena saat itu situs tersebut masih belum setenar sekarang. “Saat itu banyak orang yang mencari minyak kapuk dari Indonesia. Saya pun penasaran apa iya kita mempunyai minyak kapuk,” katanya.

Situs tersebut dilihat tidak sekali, tetapi selalu update dan secara terus-menerus. Pembelinya cuma itu saja dan diulang secara terus-menerus.  “Dari situs tersebut kelihatannya tidak punya supplier. Otomatis menjadi penasaran kelihatannya ada kemudian minggu depan masih ada lagi,” paparnya.

Perusahaan itu lalu mencari pembeli, kemudian dari perusahaan itu yang menyatakan kalau kamu bisa menjualkan produk itu bagus sekali, karena saya mencari buyer susah. “Dia itu angkatan pertama yang ada saat itu PT Subali Makmur beliaunya sudah sepuh, jadi dan tidak ada penerusnya. Selain itu, tidak falimiar dengan internet. Dan pembelinya hanya di tingkat lokal saja,” imbuhnya.

Karena itu, situlah mulai melakukan sinergi dengan PT Subali untuk mencoba memasarkan produknya. Pada April 2018 lalu, Muhammadiyah mampu mengekspor sebanyak 18 kontainer ke negara Amerika dan Negara Jepang dua kontainer. Bahkan sampai saat ini masih mempersiapkan untuk tujuan ke negara Eropa, ,ah?

Untuk tujuan stasiun, di Jepang itu dua kontainer. Tetapi ini sangat luar biasa bisa mencapai 18 kontainer dan itu sangat dipaksakan,” imbuhnya.

Bahkan untuk mendapatkan informasi selain Indonesia yang menjual minyak kapuk adalah India, Bangkok, dan Vietnam, tetapi itu standarnya masih kurang bagus, lebih bagus Indonesia.

“Memang ada beberapa negara yang menjual, tetapi mutunya kurang bagus, karena tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Amerika,” katanya.

Diakui, saat pergi ke kedubes Amerika, ia sempat sulit karena negara tersebut memiliki standar sendiri, mulai dari auditing yakni mengaplay suatu barang ke Amerika dan dicek semuanya mulai dari pemilihan biji, skrining-nya, kemudian prosesnya, mesinnya, untuk menuju audit yang dimaui oleh amerika.

“Memang agak kesulitan untuk masuk ke negara Amerika dan harus sefety, serta itu yang membuat kepontal-pontal,” akunya.

Sedangkan kegunaan dari minyak kapuk itu sendiri selain digunakan untuk bahan campuran bahan dasar cat, juga digunakan untuk mencampur makanan ternak, seperti babi dan sapi. Karena minyak tersebut mengandung protein tinggi. “Menurut penelitian minyak kapuk ini sangat bermanfaat bagi binatang babi dan sapi karena banyak proteinnya,” katanya.(*/aro)