Komunitas Muda Harus Tahu KDRT

414
CEGAH KDRT : Bupati Wonosobo Eko Purnomo saat berbicara dalam sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Pendopo Kabupaten, Senin (14/5) lalu. (IST)
CEGAH KDRT : Bupati Wonosobo Eko Purnomo saat berbicara dalam sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Pendopo Kabupaten, Senin (14/5) lalu. (IST)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komunitas muda merupakan garda terdepan dalam penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Karena mereka yang dalam waktu dekat menuju jenjang kehidupan berkeluarga, akan membentuk dan membangun mahligai rumah tangga. Keberadaan dan keterlibatan mereka merupakan langkah strategis dalam upaya penanganan KDRT.

Kabid Pencegahan KDRT Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aresi Armynuksmono meyakini, mata rantai KDRT akan mampu diputus jika para calon ibu dan ayah ini diberikan pemahaman dan pengertian serta pengetahuan dan peran yang signifikan dalam penghapusan KDRT. “Oleh karena itu sumber daya yang dimiliki harus diinvestasikan kearah upaya pencegahannya. Sehingga sosialisasi harus menyentuh kaum muda yaitu mereka yang berada di fase menjelang berumah tangga,” katanya saat gelar sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Pendopo Kabupaten, Senin (14/5) lalu.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo menjelaskan, sosialisasi ini memiliki arti yang sangat strategis untuk menghapus dan mencegah KDRT, terutama kekerasan terhadap perempuan serta anak.  Pengenalan dan pencegahan potensi kekerasan dalam rumah tangga sejak dini ini, kata Eko, sangat diperlukan untuk menekan maupun memotong mata rantai kekerasan dalam rumah tangga.  “Selain itu sekaligus memberikan pemahaman eskalasi kasus, potensi dan dampak kekerasan dalam rumah tangga dalam membangun rumah tangga,” katanya. (ali/ton)