Ahli Waris Teror Bom Dibantu Rp 15 Juta

200
DISKUSI : Menteri Sosial Idrus Marham dalam diskusi Indonesia Maju di UTC Hotel, Rabu (16/5) kemarin. (ADITYO DWI RIANTOTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISKUSI : Menteri Sosial Idrus Marham dalam diskusi Indonesia Maju di UTC Hotel, Rabu (16/5) kemarin. (ADITYO DWI RIANTOTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Ahli waris korban teror bom mendapatkan bantuan dari pemerintah sebesar Rp 15 juta. Selain bantuan uang tunai, pendidikan anak-anak tak hanya anak korban, pemerintah juga akan menjamin pendidikan anak pelaku.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Idrus Marham dalam acara diskusi Indonesia Maju di UTC Hotel, Rabu (16/5). Menurutnya, korban teror bom bagian dari penanganan bencana. Baik dari bencana alam, bencana non alam, dan juga bencana sosial. Aksi terorisme itu masuk kategori bencana sosial.

“Bantuan langsung diserahterimakan keluarga atau ahli waris korban. Kami juga memperhatikan faktor mulai dari pendidikan dan sekolahnya, hingga pemulihan psikologis,” imbuhnya.

Idrus menyampaikan, bantuan kepada korban teror yang sudah diberikan adalah untuk keluarga anggota Brimob yang meninggal usai disandera oleh napi teroris. Sementara, perhatian kepada anak-anak korban terorisme, merupakan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo. “Presiden minta anak-anak diperhatikan. Korban diperhatikan. Ini tidak harus dari kementerian, bisa dari pemerintah daerah atau pihak lain,” kata Idrus. (tsa/ida)