100 Personel Dishub Siap Lancarkan Arus Mudik

335
SIAGA:  Personel Dishub Batang sudah disiagakan menjelang adatangnya msuim mudik dan balik lebaran tahun 2018 ini. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAGA:  Personel Dishub Batang sudah disiagakan menjelang adatangnya msuim mudik dan balik lebaran tahun 2018 ini. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang malalui Dinas Perhubungan, sudah menyiagakan 100 personel untuk kelancaran arus mudik dan balik pada Lebaran tahun 2018 ini. Kepala Dinas Perhubungan Murdiono menjelaskan, 100 personel yang disiagakan, akan dibagai di beberapa titik.

Sebanyak 15 petugas siaga di posko terpadu Dinas Perhubungan, 57 orang petugas siaga perlintasan kereta api, 5 orang petugas mobil crane, 20 petugas siaga di terminal, 3 orang petugas patroli petugas tentatif di exit tol Kandeman, 9 orang petugas penghitungan dan pemantauan arus.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Batang siap memberikan pelayanan prima kepada pemudik. Dengan harapan bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa mudik dan balik lebaran, serta mewujudkan keamanan, keselamatan ketertiban, kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Batang.“Selain itu Pemkab Batang juga menyiapkan Posko terpadu dan Rest Area selama H-7 sampai dengan H+7 lebaran, atau mulai 8 Juni hingga 23 Juni 2018,” jelas Murdiono.

Titik Rest area dan posko, antara lain berada di Alun – alun Kota Batang, Pucung Kerep Subah, Kecamatan Subah, Banyuputih, Luwes Desa Surodadi Gringsing dan di Halaman Dinas Perhubungan Batang. Khusus di Rest Area Dishub akan diberikan berbagai layanan, seperti layanan informasi, makan minum gratis, hotspot area, parkir, hiburan dan pijat gratis bagi pemudik.

“Bagi pemudik bisa menggunakan jalan Jalan tol Pejagan – Pemalang sudah operasional penuh, untuk Pemalang- Semarang fungsional, rest area jalan tol Batang ada tiga diantaranya Kuripan, Candiareng, Sawangan dan Juragan,” terangnya.

Untuk kenyamanan pengendara, pihaknya juga mempersiapkan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU)  di jalan nasional sebanyak 293 unit.”Namun dari pantuan hanya 213 unit dalam kondisi baik dan 80 unit rusak dan mati,” kata Murdiono. (han/bas)