Simbol Bersihkan Diri Jelang Ramadan

311
SAMBUT RAMADAN : Menyambut Ramadan, manajemen Star Hotel Semarang menggelar teatrikal tangkap dan larung setan, sebagai simbol belenggu selama Ramadan. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
SAMBUT RAMADAN : Menyambut Ramadan, manajemen Star Hotel Semarang menggelar teatrikal tangkap dan larung setan, sebagai simbol belenggu selama Ramadan. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Memasuki bulan suci Ramadan, sifat-sifat iri, dengki, dan sifat negatif lainnya harus dihilangkan dari dalam diri. Sebagai simbol pembelengguan terhadap setan selama bulan suci, manajemen Star Hotel Semarang menggelar teatrikal tangkap dan larung setan, Selasa (15/5).

Ada empat setan yang digambarkan karyawan Star Hotel, seperti sundel bolong, buto ijo, kuntil anak dan hantu penasaran. ‘Penampakan’ tersebut diibaratkan sifat-sifat negatif yang ada pada diri manusia. Misalnya iri, dengki, sirik dan yang lainnya. Setan-setan ini pun coba ditangkap oleh karyawan ketika mereka masih berkeliaran di sekitar hotel, setelah ditangkap mereka kemudian diikat dan dilarung ke laut agar tidak lagi menganggu manusia.

“Maksud kegiatan ini tentu membersihkan diri dari sifat-sifat jelek yang dilarang agama. Intinya kita dari hati kita harus bersih dulu sebelum melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan,” kata General Manager Star Hotel Semarang, Bambang Mintosih.

Pria yang akrab disapa Benk Mintosih ini  menuturkan, di era milenial saat ini selain sifat yang ada di dalam setan dan harus dihilangkan adalah gemar menyebarkan berita hoax.

Pada bulan Ramadan ini, Star Hotel selama sebulan penuh juga akan melakukan kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial, misalnya saja berbagi takjil gratis bagi masyarakat, hingga membaca satu surat dan tadarus Quran jelang buka puasa. “Selain itu kami mendoakan bangsa ini agar aman dari segala bahaya yang mengancam keutuhan NKRI,” pungkasnya. (den/zal)