Puasa, Wisata Pantura Tetap Buka

471
SEPI -Menjelang puasa, ratusan usaha panti pijat dan karaoke di pantura Batang terlihat lengang tidak ada aktivitas. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
SEPI -Menjelang puasa, ratusan usaha panti pijat dan karaoke di pantura Batang terlihat lengang tidak ada aktivitas. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG РKekhawatiran penikmat hiburan malam dan relaksasi yang tidak bisa menyalurkan hobi selama bulan puasa, tidak terbukti. Karena hiburan di Kabupaten Batang, masih akan tetap buka dan melayani pelanggan setia.

“Hiburan tetap buka, cuma Pemkab Batang akan atur jam tayangnya,” ucap Kepala Dinas¬†Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Wahyu Budi Santoso, saat ditemui di kiantornya, Selasa (15/5/18).

Pengaturan jam tayang lanjutnya, sudah melalui rapat koordinasi dengan semua stake holder seperti kepolisian, Satpol PP dan pengelola usaha tempat hiburan, yang selanjutnya diterbitkan surat imbauan menyambut Ramadan dan Idul fitri.

Jam operasional bagi usaha panti pijat tradisional, karaoke dan biliar pada H-3 bulan puasa sampai hari ke 4 puasa tutup total. Baru pada hari kelima puasa buka. Namun operasional hanya malam hari, yaitu buka mulai jam 20.00 sampai dengan 24.00. Kemudian harus tutup lagi Lebaran H-3 sampai dengan H+3.

Ia juga mengimbau untuk personel yang terlibat dalam usaha harus menjaga norma dan sopan santun dalam berpakaian. Bagi usaha rumah makan, siang hari dapat beroperasional dengan catatan harus menjaga ketertiban dan norma-norma dalam suasana ibadah puasa.

Seperti dengan menggunakan penutup tirai agar aktivitas di dalam tidak terlihat masyarakat umum. Begitu juga kegiatan hiburan yang dilaksanakan di hotel agar membatasi jenis dan jam pelaksanaan.

“Pemkab bersama kepolisian akan meningkatkan pengawasan dan pencegahan terhadap kegiatan perjudian, prostitusi, minuman keras dan peredaran narkotika serta obat-obatan terlarang,” jelas Wahyu Budisantoso.

Sementara itu pengelola rumah makan di Dukung Wuni Kecamatan Subah, Khikmah, 35, mengatakan, sudah mengetahui surat edaran imbauan dari Pemkab Batang. Begitu juga dengan tempat-tempat hiburan yang ada di tempatnya Desa Tenggulangharjo.

“Warung saya belum tutup, tapi kalau karaoke sebelah warung saya sudah pada tutup total sesuai surat edaran imbauan,” katanya.

Disampaikan juga dengan adanya imbauan warung makan mengalami penurunan omset, karena tempat karoke sudah tutup sehingga berkurang orang yang makan di warungnya.

“Saya sudah mengurangi penjualan masakannya, saya sudah tahu setiap Ramadan ada imbauan, sehingga lumayan sepi,” tutupnya. (svc/han/lis)