All Final ABS di Tiga Kelompok Usia Usia

Djarum Foundation Kejurkab Pbsi Cup XVII Wonosobo 2018

397
JUARA DARI ABS- Ketua Harian PBSI Wonosobo, Edy Sugiarto, menyerahkan hadiah dan tropi juara tunggal remaja putra yang didominasi pemain dari PB ABS.
JUARA DARI ABS- Ketua Harian PBSI Wonosobo, Edy Sugiarto, menyerahkan hadiah dan tropi juara tunggal remaja putra yang didominasi pemain dari PB ABS.

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO-Klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) ABS Wonosobo merengkuh tiga partai all final kelompok usia Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup XVII Wonosobo 2018, yang berakhir Senin (14/5) malam. Yakni tunggal usia dini putra, tunggal pemula putra dan tunggal remaja putra. Klub pimpinan Dwi Kadya Agus ini, juga menjadi finalis tunggal anak putri, melalui pemain Ayu Dian Pertiwi.

Pada final tunggal usia dini putra, dua pemain PB ABS yang saling bertemu adalah Obama Baraka dan Erlangga, yang akhirnya dimenangkan Obama. All final tunggal pemula putra antara Argo Heru berhadapan Wahyu Eka, dimenangkan oleh Argo Heru. Sedangkan final derby PB ABS di tunggal remaja putra antara M Risnanda dan Ahmad Yanuar, dimenangkan oleh M Risnanda.

Dwi Kadya Agus memberi apresiasi atas usaha para pemainnya. Pencapaian itu, salah satunya karena persiapan yang terprogram. “Sebelum kejurkab kita memang ada latihan intensif. Beberapa pemain bahkan sudah ikut beberapa ajang pertandingan. Semoga prestasi ke depan lebih baik,” imbuhnya.

Ketua Harian PBSI Wonosobo, Edy Sugiarto, menyampaikan, pelaksanaan kejurkab ini diusahakan masuk periode semester pertama tahun 2018. Tujuannya, dalam setahun nanti akan bisa menggelar dua kali kejuaraan. “Saya paksakan kejurkab seri ke-17 digelar di semester pertama, agar atlet–atlet kelompok usia yang selama ini sudah berlatih bisa menunjukkan kemampuannya. Sekaligus ajang mencari prestasi. Kasihan mereka kalau tidak ada pertandingan,” paparnya.

Kejuaraan tingkat kabupaten, lanjut Edy, sangat diperlukan untuk mengukur kemampuan dan program pembinaan pemain. Hal ini sudah dibuktikan dengan pencapaian atlet Wonosobo yang mampu berkiprah hingga luar daerah. Salah satunya, prestasi Danish menembus peringkat tiga Popda Jawa Tengah.

“Pemain muda kita lainnya, Kahla, juga masuk ke PB Djarum. Apalagi dari porprov kita bisa menempatkan tim ganda putra, Bagus dan Rafi. Jadi, prestasi ini tidak lepas dari pelaksanaan kejurkab yang rutin diselenggarakan,” papar Lurah Selomerto ini.

Edy berharap, prestasi tersebut diimbangi tersedianya sarana dan prasana bulutangkis yang berstandar di Kabupaten Wonosobo.”Harapan kita punya venue pertandingan memadai. Supaya kemampuan anak-anak meningkat pesat. GOR Tobong sudah baik, tapi belum sepenuhnya memenuhi standar untuk kejuaraan resmi dan tingkatnya di atas kejurkab,” ungkapnya. (fiq/adv/ton)

Silakan beri komentar.