Ajak Masyarakat Hindari Maksiat

132
DILINDAS - Ribuan botol minuman keras saat dimusnahkan oleh Polres Pekalongan Kota, Rabu (16/5/2018). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
DILINDAS - Ribuan botol minuman keras saat dimusnahkan oleh Polres Pekalongan Kota, Rabu (16/5/2018). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sehari sebelum bulan Ramadan, Polres Pekalongan Kota memusnahkan ribuan botol minuman keras berbagai merek. Pemusnahan berlangsung di depan mapolres Jalan Diponegoro Kota Pekalongan, Rabu (16/5/2018).

“Pemusnahan ini simbol saja. Ayo warga Pekalongan mari menjauh dari maksiat, dan hindari barang haram seperti ini,” ucap Wakapolres Pekalongan Kota Kompol Saprodin.

Dijelaskan wakapolres, ribuan miras tersebut didapatkan dari beberapa warung remang-remang serta razia yang dilakukan oleh aparat selama beberapa bulan terakhir.

Sebanyak 4.650 botol miras, terdiri miras oplosan dan  puluhan  jeriken yang dimusnahkan. Pengedar atau pedagang telah dikenai tindak pidana ringan dan telah disidangkan.

“Ini bentuk keseriusan aparat penegak hukum untuk menjaga agar selama bulan Ramadan, umat muslim dapat berpuasa dengan aman dan lancar,” seru Kompol Saprodin.

Walaupun saat ini sudah dilakukan pemusnahan, razia pekat akan terus dilakukan selama Ramadan. Untuk itu, polres kata Saprodin, akan bertindak tegas jika ada masyarakat yang nekat. Sementara untuk mengurangi kerawanan kejahatan, aparat akan semakin menggiatkan patroli jalan raya, patroli kampung juga menjaga tempat strategis serta tempat-tempat umum.

Pemusnahan miras ini mendapat apresiasi dari Forum Kerukunan Antar-Umat Beragama (FKUB) Kota Pekalongan. Ketua FKUB KH Marzuki, menyebutkan miras banyak memakan korban dan bisa menjadi penyebab timbulnya kejahatan.

“Peredaran miras sangat meresahkan. Diharapkan miras tidak ada lagi peredarannya di tengah masyarakat. Kami dari FKUB sangat mengapresiasi kesigapan aparat yang bisa merazia dan memusnahkan miras menjelang  puasa ini,” ucap KH Marzuki. (han/lis)