RAN Ajak Peduli Lingkungan Rawa Pening

175
TANAM POHON: Grup musik RAN secara simbolis melakukan penanaman pohon trembesi di wilayah Ambarawa, Kabupaten Semarang. (TAUFIQ HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TANAM POHON: Grup musik RAN secara simbolis melakukan penanaman pohon trembesi di wilayah Ambarawa, Kabupaten Semarang. (TAUFIQ HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Upaya pelestarian ekosistem alam Danau Rawa Pening penting dilakukan, mengingat danau ini merupakan satu dari 15 danau yang masuk ke dalam prioritas pemulihan kerusakan danau di Indonesia, berdasarkan Kesepakatan Bali Tahun 2009 tentang Pengelolaan Danau Berkelanjutan.

Hal inilah menjadi perhatian Djarum Trees For Life bersama grup musik RAN, dengan gerakan penghijauan sekitar Danau Rawa Pening di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (11/5) lalu. RAN dengan tiga personilnya yakni Rayi Putra Rahardjo, Astono Handoko, dan Anindyo Baskoro, merasa perlu terlibat dalam gerakan penghijauan yang lebih strategis dan berdampak lebih besar seperti digagas Djarum Trees For Life.

Menurut Anindyo Baskoro yang akrab disapa Nino, perlu kesadaran lebih nyata lagi untuk memperbaiki kondisi lingkungan hidup. “Mungkin kita berpikir cukup tindakan kecil seperti hemat listrik, tidak buang sampah sembarangan, dan lain-lain. Namun, lingkungan hidup kita perlu lebih dari itu. Makanya kita mengajak masyarakat, terutama generasi muda, mulai tindakan lebih nyata dengan menanam pohon. Apalagi danau Rawa Pening ini sudah menjadi tempat wisata andalan Kabupaten Semarang,” terang Nino, disela menanam pohon trembesi di pinggir danau Rawa Pening.

Selain menggandeng RAN, pelestarian alam di area Danau Rawa Pening dilakukan Djarum Foundation berkoordinasi dengan komunitas pegiat lingkungan dan pemerintah setempat. Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji, mengatakan, salah satu yang mendesak, perlunya mengembalikan dan meningkatkan tanaman konservasi air yang mampu menyimpan dan mendekatkan air ke permukaan tanah.

“Bentuk penghijauan sesuai ekosistem alamiahnya ini, direalisasikan dengan bantuan 1.000 pohon Trembesi dan 1.000 pohon Gayam, untuk ditanam di areal Danau Rawa Pening. Penanaman dilakukan bertahap oleh 35 komunitas pegiat lingkungan,” jelasnya. (fiq/bas)