Didik Kreativitas Anak, Asah Seni Sejak Dini

Lomba Mewarnai Anak-anak Warga Sekitar PLTU

462
SENANG – Tiga pemenang lomba mewarnai di Desa Tulis Kecamatan Batang menunjukkan hasil karyanya. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SENANG – Tiga pemenang lomba mewarnai di Desa Tulis Kecamatan Batang menunjukkan hasil karyanya. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COMPerpusdes  Taman  Ilmu Desa Tulis, Batang menggelar kegiatan rekreatif dan edukatif berupa lomba mewarnai. Harapannya bisa mengasah kreativitas anak sejak dini. Seperti apa suasananya?

LUTFI HANAFI, Batang

Sejak Sabtu pagi, (12/5/2018) aula Balai Desa Tulis Kecamatan Tulis Kabupaten Batang terdengar riuh suara anak-anak. Kadang mereka terlihat serius, kadang bercanda dengan temannya. Namun sejenak mereka kembali ke aktivitasnya mewarnai garis-garis dan pola yang sudah disediakan oleh panitia lomba.

Kurang lebih 46 peserta lomba yang berasal dari seluruh PAUD dan SD se-Desa Tulis bersaing sehat, adu kreativitas mewarnai. Tidak terlihat wajah tegang dari mereka, serasa tidak ada aroma kompetisi di benak mereka. Asyik saja mencorat-coret kertas dengan krayon, ditambah spidol dan dirapikan dengan pulpen.

Kadang dilihat, diangkat ke atas, untuk memastikan warna mereka tepat atau menarik. Jika kurang puas, warna yang sudah ada dilindas dengan warna lain. Ajaib, beberapa warna kadang menjadi unik, perpaduan warna menarik untuk langit.

“Lomba ini yang menggelar perpusdes, dalam rangka peringatan Hardiknas pesertanya PAUD dan perwadilan SD se-Desa Tulis,” ujar  Ketua Perpusdes Sri Murniasih kepada Radar Semarang.

Diceritakan lebih lanjut, lomba tersebut murni dananya dari PT Bhimasena Power Indo (BPI) Batang. Perusahaan tersebut memberikan dana rutin untuk program kerja selama setahun. Salah satunya digunakan untuk lomba mewarnai tersebut.

“Panitia dari pengurus perpus ada 6 orang, plus juri 1 dari guru seni melukis kita ambil dari luar,” jelasnya lagi.

Pihaknya berharap, dengan menggelar lomba mewarnai ini, bisa menggairahkan minat siswa dalam bidang seni, terutam menggambar. Diawali dengan minta mewarnai pola yang sudah ada. Jika sejak dini, sudah belajar seni ke depan diharapkan dari mereka akan muncul orang-orang berbakat dan bidang seni.

“Minimal kami ingin mengasah kreativitas mereka sejak dini, agar semakin pintar dan cerdas,” tandasnya. (*/lis)