Bekali Siswa Sebelum PKL

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM – Keterbukaan industri dalam menerima siswa praktik kerja lapangan (PKL) menjadi langkah awal kemitraan industri dalam mendapatkan calon tenaga kerja terampil yang siap kerja.

Upaya untuk menyiapkan siswa menghadapi PKL salah satunya dengan pembekalan. Model pembekalan siswa PKl di SMK N 1 Salam dibuat menarik agar siswa termotivasi. Pembekalan materi umum disampaikan oleh guru pembimbing dan tim pokja PKL. Sedangkan untuk materi kejuruan dengan mendatangkan alumni SMKN 1 Salam yang sukses bekerja di industri/perusahaan.

“Sekolah perlu membekali siswanya agar siap untuk melaksanakan PKL. Siswa akan mengalami masa transisi dari sekolah ke dunia kerja. Kesiapan sangat penting untuk memulai suatu pekerjaan. Dengan memiliki bekal kesiapan, apapun dapat teratasi dan dikerjakan dengan lancar serta hasil yang jauh lebih baik,” jelas ketua unit kerja PKL SMKN 1 Salam, Hera Yuliana.

Kesiapan siswa harus dikuatkan melalui peningkatan adaptasi tempat kerja, pengenalan budaya kerja dan peningkatan keterampilan. Terutama keterampilan menggunakan peralatan di industri. Pembekalan yang melibatkan alumni siswa SMKN 1 Salam tujuannya agar siswa lebih termotivasi dan bersemangat dalam menghadapi kegiatan PKL nantinya.

Lebih lanjut dikatakan, alumni yang diundang untuk memberikan pembekalan berasal dari industri besar dan terkemuka. Bergerak dalam bidang produksi sesuai dengan kompetensi yang dipelajari di sekolah serta punya komitmen tinggi terhadap pelaksanaan pendidikan sistem ganda.

Yakni PT Mirota Bakery Yogyakarta membekali siswa dari program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Sedangkan Dudi dari PT Suri Tani Pemuka Japfa Comfeed Cabang Tajem membekali siswa pada program keahlian Perikanan. PT Manyar Panda Mandiri membekali siswa program keahlian Agribisnis Ternak. Dan Suryo Kuncoro dari Dinas Pertanian Kabupaten Magelang sebagai penyuluh.(tim)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -