Demak Juara 3 Popda

335
PRESTASI : Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Abdul Haris dan Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan Olahraga Sucipto menunjukkan piala dan penghargaan juara 3 Popda Jateng. (Wahib pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PRESTASI : Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Abdul Haris dan Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan Olahraga Sucipto menunjukkan piala dan penghargaan juara 3 Popda Jateng. (Wahib pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Kontingen Kabupaten Demak berhasil menorehkan lompatan prestasi luar biasa dalam pertandingan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Jateng beberapa waktu lalu di Kota Semarang. Para atlet dari Demak menyabet juara umum 3 dalam Popda untuk pelajar SMA tersebut.

Plt Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan Olahraga Sucipto mengatakan, dalam Popda ini, kontingen Demak mengikuti 10 cabang olahraga dari 20 cabang yang dipertandingkan. Dari cabang yang diikuti ini, Demak memperoleh 10 emas, 10 perak dan 8 perunggu. Perolehan medali ini didominasi dari cabang dayung dengan 4 emas dan 2 perak. Kemudian, dari cabang gulat 3 emas, renang 2 emas dan 2 perak. Lalu, dari cabang silat 1 emas dan 1 perunggu, atletik 3 perak dan 2 perunggu, senam 1 perak dan 4 perunggu serta cabang karate dengan 1 perunggu. “Jadi, ada peningkatan tajam dalam perolehan medali sehingga bisa meraih juara umum 3,” katanya saat ditemui dikantornya, kemarin.

Dia menambahkan, selain peningkatan kualitas atlet, peningkatan medali tersebut juga diperoleh dari beberapa cabang pertandingan yang pada Popda tahun-tahun sebelumnya sempat tidak dipertandingkan. “Nah, pada Popda 2018 ini, cabang olahraga yang tidak dipertandingkan itu sekarang diikutkan dalam pertandingan. Kebetulan, itu menjadi unggulan Demak. Misalnya cabang olahraga dayung dan gulat. Bahkan, di Popnas atlet Demak juga pernah sumbang medali bagi Jateng,”katanya.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Abdul Haris bersyukur dengan juara 3 Jateng yang diperoleh kontingen Demak. “Sebab, selama ini kita belum pernah juara. Meskipun ada peningkatan prestasi atau peringkat,”katanya.

Pada 2016 misalnya, untuk Popda tingkat SD, dari urutan ke 15 menjadi peringkat 11. Demikian pula, untuk Popda tingkat SMP dari urutan nomor 23 menjadi peringkat nomor 11. Dan, Popda level SMA dari peringkat 15 menjadi peringkat 3 sekarang ini.

Menurutnya, juara tersebut diperoleh di tengah kondisi sarana prasarana olahraga di Demak yang serba minim. Berbeda dengan daerah lain yang sarana prasarana olahraganya lebih memadai. “Tapi, meski dengan sarana minim, atlet kita bisa meraih juara 3. Alhamdulillah,”katanya. (hib/sct/ton)