Bupati Cantik Mirna Raih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018

434
BANGGA : Bupati Kendal Mirna Annisa bersama sejumlah Kepala OPD Kendal berfoto bersama usai menerima Anuegrah Jawa Pos Radar Semarang 2018, Jumat (11/15) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANGGA : Bupati Kendal Mirna Annisa bersama sejumlah Kepala OPD Kendal berfoto bersama usai menerima Anuegrah Jawa Pos Radar Semarang 2018, Jumat (11/15) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUAR BIASA : Bupati Kendal Mirna Annisa saat menerima piala dan piagam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018 dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi, Jumat (11/5) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUAR BIASA : Bupati Kendal Mirna Annisa saat menerima piala dan piagam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018 dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi, Jumat (11/5) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Bupati Kendal mendapatkan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018. Jajaran manajemen Jawa Pos Radar Semarang memberikan penghargaan untuk kategori Head of Region with Innovative Program Based on Budget (Kepala Daerah dengan Program Inovatif Berbasis Anggaran).

Direktur Jawa Pos-Radar Semarang, Baehaqi mengatakan anugerah yang diberikan cukuplah beralasan. Orang nomor satu di Kendal itu menurutnya tergolong masih baru dalam menjabat Kepala Daerah. Mirna juga adalah satu-satunya kepala daerah perempuan termuda yang mendapatkan anugerah dari Jawa Pos Radar Semarang.

“Apresiasi ini kami berikan, karena kami menilai Ibu Mirna Annisa selaku Bupati Kendal memiliki gagasan program yang sangat menarik menjadikan Kendal sebagai Permata Pantura,” jelasnya.

Dan dengan berbagai terobosan program yang dilakukan, Mirna mampu meningkatkan pendapatan asli daerah yang lebih signifikan dan memiliki progress pembangunan yang responsif. Selama dua setengah tahun dipimpin oleh Mirna, pembangunan di Kabupaten Kendal mengalami perkembangan signifikan.

Salah satu indikatornya, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kendal pada tahun 2016 dan 2017 mengalami peningkatan, karena berbagai terobosan yang dilakukan. Pencapaian yang membanggakan, di tengah kondisi pelambatan ekonomi nasional maupun global. Terbuka terhadap investor sehingga menjadikan Kendal sebagai daerah yang diminati pemodal.

Melalui motto Kendal Permata Pantura, cita-cita mulia Mirna adalah menjadikan Kendal maju, sejahtera, dan makmur menuju Kendal sebagai Permatanya Pantura.

Selain muda dan cantik, Mirna juga cerdas. Dalam catatan Jawa Pos Radar Semarang, Mirna memiliki banyak inovasi untuk meningkatkan PAD daerahnya. Baru-baru ini, Mirna meluncurkan Kartu E-Retribusi bagi pedagang pasar tradisional. Dengan kartu ini, pedagang dapat dengan mudah membayar retribusi pasar, dengan sekali gesek kepada petugas pasar.

Kelebihan kartu E-Retribusi tentu saja untuk memangkas kebocoran retribusi pasar yang selama ini terjadi di Kendal. Sebab setoran retribusi pasar dari pedagang ke Pemda Kendal akan langsung masuk ke rekening Kas Daerah Pemkab Kendal. Out put dari kartu ini tidak lain adalah untuk meningkatkan pendapatan dari sektor retrubsi pasar. Selain itu juga sebagai transparansi pendapatan daerah di sektor retribusi pasar.

Pendapatan lainnya yakni Pajak Daerah, Rertribusi Daerah lainnya, Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan, dan Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.  Semuanya juga dikelola dengan baik sehingga tidak ada kebocoran sampai tingkatan bawah.

Direktur Utama Jawa Pos Koran Leak Kustiyo mengatakan, penghargaan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018 ini diberikan untuk kepada insan-insan yang telah berkarya dengan baik untuk masyarkatnya. Ada 35 penerima anugerah di Jateng baik dari perseorangan maupun perusahaan yang memenuhi penilaian manajemen Jawa Pos Radar Semarang untuk mendapatkan penghargaan.

“Anugerah Jawa Pos Radar Semarag ini juga untuk memberikan apresiasi dan memotivasi kepada seluruh insan baik praktisi, akademisi, pemerintahan, perusahaan swasta serta pegiat pendidikan, kesehatan, dan sebagainya untuk berkarya lebih baik lagi,” tuturnya.

Menurutnya, Jawa Pos sebagai koran terbesar di Indonesia tidak memberikan pemberitaan buruk atau mencari-cari kesalahan. Tapi sebaliknya proposional di mana prestasi seseorang akan dihargai. Selain dengan pemberitaan juga dengan pemberian anugerah ini.

Sementara Bupati Kendal Mirna Annisa mengaku sangat berterima kasih kepada Jawa Pos Radar Semarang atas Anugerah yang diterima. Menurutnya, prestasi ini bukanlah kerja keras dirinya sendiri. Tapi seluruh OPD Kabupaten Kendal yang sejauh ini terus mendukung program-programnya.

“Bagi saya Anugerah Jawa Pos-Radar Semarang ini sangat berharga sekaligus amanah yang harus saya pikul. Di mana saya harus mempertahankan reputasi itu agar tidak mengecewakan warga Kendal atau Jawa Pos Radar Semarang yang sudah memberikan Anugerah ini,” tandasnya. (bud/ton)