33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Bajong Banyu Tradisi Sambut Puasa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Berbagai ritual dilakukan oleh sejumlah warga di berbagai daerah dalam menyambut bulan puasa. Tak terkecuali warga Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kabupaten Magelang. Mereka Bajong Banyu dalam menyambut bulan Ramadan.

Bajong Banyu adalah tradisi yang dilakukan setiap menjelang bulan Ramadan. Tradisi ini sudah lima tahun dilaksanakan. Tujuannya untuk menyucikan diri sebelum memasuki bulan Ramadan.

“Ini adalah tradisi tahunan menjelang bulan Ramadan, tujuannya untuk penyucian diri,” kata Ketua Karangtaruna Dusun Dawung, Gepeng Nugroho, Minggu (13/5).

Gepeng mengungkapkan, Bajong Banyu diawali dengan upacara yang diiringi pertunjukan tarian tradisional dari mulai Topeng Ireng hingga Jathilan. Dilanjutkan prosesi pengambilan air di sumber air Sendang Kedawung oleh puluhan warga, tokoh dan perangkat desa setempat.

Air sendang dibawa lagi ke tengah-tengah dusun. Selanjutnya sesepuh desa menuangkan air ke dalam gentong. Lalu menyiramkan dan melemparkannya kepada masyarakat. Terjadilah perang air atau Bajong Banyu yang merupakan inti dari tradisi tersebut.

“Sejak dulu sampai sekarang mata air di Sendang Kedawung ini unik karena tak pernah kering, meskipun kemarau. Ritual ini untuk mengingatkan kita akan pentingnya sumber mata air, yang harus terus dijaga. Karena sumber air itu yang memberikan penghidupan untuk masyarakat,” imbuh Gepeng.

Salah seorang warga Dusun Dawung, Suparno, mengatakan, selain tujuannya untuk padusan, Bajong Banyu ini sejatinya adalah kebersamaan. Masyarakat berbaur menjadi satu, membawa semangat kebersamaan melalui perang air tersebut. “Kita saling bersama-sama, bergembira bersama menyambut bulan suci Ramadan dengan bersemangat,” terang Suparno. (had/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ajak Pelukis Promosi Pantai Ujungnegoro

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Kehadiran ribuan seniman dalam Batang Arts Festival (BAF) dimanfaatkan untuk berpromosi wisata. Salah satunya dengan promosi Pantai Ujungnegoro melalui kegiatan melukis pantai...

Semakin Lama Disimpan, Semakin Nikmat

TEMANGGUNG: Kopi biasanya disajikan dengan seduhan panas. Namun Tosiani, 30,warga Perumahan Villa Asri Madureso Temanggung menampilkan hal yang berbeda. Atas kreativitasnya, ia memunculkan produk...

Mayoritas Guru Minim Kreativitas

DEMAK-Inovasi dan kreativitas mengajar mayoritas guru di Indonesia, masih minim. Sehingga praktik yang diiplementasikan kepada anak didiknya hanya sebatas metode kuno. Selain monoton, metode...

Kapolda Imbau Masyarakat Isi E-Filing

SEMARANG - Forum Silaturahmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) I Jawa Tengah bersama Kapolda Jawa Tengah mengisi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh melalui e-Filing yang...

Waspadai Penyebab Nyeri Punggung

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Penyebab nyeri pada punggung tak hanya dikarenakan sering bekerja. Tetapi juga akibat usia tempat tidur yang yang dipakai lebih dari 8...

Pekerja Bangunan Tewas Dihantam Linggis

SEMARANG-Nasib tragis dialami  seorang pekerja bangunan, Jumarno, 27, warga Magag, Ngadirejo, Boyolali. Ia meregang nyawa setelah kepalanya dihantam sebatang linggis oleh rekan kerjanya. Korban...