33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Angkatan 50 Nurussalam Diwisuda

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Bertempat di Balai Desa Tersono, 162 siswa Angkatan ke-50 Tahun Pelajaran 2017/2018 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurussalam Kecamatan Tersono Kabupaten Batang diwisuda, Sabtu (12/5). Sekolah yang berlokasi di Jalan Raya antara Limpung-Tersono ini sudah sejak lama menjadi sekolah favorit. Banyak nama besar lahir dari sekolah yang saat ini dipimpin Kepala Sekolah Drs Mushonif MPdI yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Harjowinangun Barat Kecamatan Tersono ini.

Tercatat, Wakil Bupati Batang Suyono adalah alumni sekolah ini angkatan 1983. Selain Suyono ada juga yang menjadi dosen, pengusaha, anggota legislatif dan jabatan penting lainnya. Siswa yang masih menempuh pendidikan pun tidak sedikit yang meraih juara di tingkat kabupaten maupun provinsi. Tidak heran banyak siswa dari luar daerah yang bersekolah di sini. Bahkan ada yang dari Kendal, Jakarta dan Sumatera padahal mereka tidak punya saudara di Tersono.

Wakil Bupati Batang Suyono dalam sambutannya tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya sebagai alumni MTs Nurussalam karena mutu pendidikannya yang bagus dan ajaran agamanya kuat. “Dulu saat sekolah gedungnya masih terbuat dari papan dan berlantai tanah. Kelas satu saya belum memakai sepatu karena orang tua tidak mampu membelikan. Tapi keterbatasan itu menjadi pemicu semangat saya untuk membuktikan bahwa saya bisa. Menjadi sukses tidak mudah, karena itu saya tekankan kepada siswa untuk terus berjuang mewujudkan cita-cita,” kata Suyono berapi-api. Suyono juga berkesempatan beri santunan siswa yatim dan memberi hadiah 2 unit komputer untuk sekolah.

Acara wisuda seperti tahun-tahun sebelumnya selalu membuat greget dengan kemasan acaranya yang menarik. Prosesi wisuda berjalan menarik dan dikemas rapi. Tsalisati Saan yang menjadi aktor di balik suksesnya acara ini dibantu rekan guru lain. Air mata hadirin tumpah saat seorang siswi Secondria Lingua menyanyikan lagu melankolis dan menggandeng kedua orang tuanya naik ke panggung.

Tsalisati Saan yang juga menjabat sebagai Bagian Kesiswaan ini menambahkan, kelulusan tahun ini mencapai 100 persen. “Prestasi tertinggi diraih oleh Septira Nafa’atul Udzma dengan nilai 92,29 dan berhak mendapat reward Rp 1 juta. Siswa berprestasi lain juga mendapat reward dari sponsor alumni yang telah sukses maupun dari pejabat setempat,” ujarnya. (han/sct/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

E-Money Tiga Izin

Oleh: Dahlan Iskan Seseorang kirim video ke saya: makan di kaki lima dengan bayar pakai hand phone. ”Sudah seperti di China pak,” katanya. Alhamdulillah. Dari segi teknologi...

Reading Tracing Optimalkan Penilaian Diri Siswa Pada Bahasa Jawa

RADARSEMARANG.COM - MEMBACA adalah langkah terpenting dalam setiap memulai suatu kegiatan khususnya belajar. Hal ini dapat dikaitkan dengan kisah Rasulullah SAW ketika mendapatkan wahyu...

Venue Dayung dan Renang Dikebut Penyelesaiannya

SEMARANG - Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV di Jateng, 10-21 September, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto...

Zohri Sebentar Lagi

Oleh: Dahlan Iskan Rekor nasional: 10,17 detik. Moh Zohri: 10.18 detik. Berarti Zohri perlu lebih cepat 0,01 detik lagi. Untuk bisa menyamai kecepatan Suryo Agung Wibowo. Pemegang...

4 Gudang Garmen Terbakar

SEMARANG - Kebakaran hebat terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Bangunan pabrik garmen PT Glory Industrial Semarang II di Jalan Coaster No 8...

Temukan 10 SKTM Palsu

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Aturan yang mengharuskan mendahulukan siswa tidak mampu walupun memiliki nilai kurang membuat masyarakat berbondong-bondong mencoba mendapatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)...