4 Anjing Pelacak Sisir Gereja

728
SISIR BOM: Petugas Unit K9 Polrestabes Semarang saat melakukan penyisiran gereja dengan anjing pelacak. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SISIR BOM: Petugas Unit K9 Polrestabes Semarang saat melakukan penyisiran gereja dengan anjing pelacak. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.COM – APARAT Polrestabes Semarang langsung bergerak cepat meningkatkan pengamanan gereja-geraja di Kota Semarang pasca aksi teror bom di Surabaya. Langkah yang dilakukan adalah menurunkan personel dan unit K9 melakukan penyisiran gereja-gereja yang sedang menggelar ibadah minggu.

Pantauan di lapangan, terlihat petugas bersenjata laras panjang melakukan pengamanan di sejumlah gereja, termasuk Gereja Katedral Jalan Dr Sutomo. Selain itu, petugas juga melakukan penyisiran dengan mengerahkan empat anjing pelacak mencari benda atau barang mencurigakan di sekitar gereja, mulai dari sudut dalam maupun luar ruangan, termasuk tempat parkir kendaraan.

“Untuk tujuannya, jelas untuk mengamankan Kota Semarang agar kondusif, karena kami tahu kejadian di Surabaya sungguh luar biasa, dan kami sangat terpukul. Kami melakukan pengamanan dengan penyisiran di gereja-gereja,” ungkap Kasubnit Satwa Polrestabes Semarang, Aiptu Iswanto, Minggu (13/5) kemarin.

Dikatakan, setidaknya pengamanan dilakukan di 11 gereja di Kota Semarang. Di antaranya, Gereja Katedral, GKI Beringin, Gereja Admodirono, Gereja Katolik Santa Maria, Gereja Blenduk, GKI Gereformet Kariadi, Gereja Karang Panas, Gereja Alfa Omega, Gereja Pringgading, Gereja Mawar Saron dan Gereja Bethany.

“Penyisiran kita lakukan seluruhnya. Termasuk di parkiran tempat ibadah gereja, karena tidak menutup kemungkinan tempat itu untuk menempatkan bahan peledak,” beber Iswanto.

Salah satu jemaat Gereja Mawar Saron, Bernard Samuel, sangat mengapresiasi langkah aparat kepolisian yang telah melakukan penyisiran untuk pengamanan gereja.

“Kami sangat mendukung. Kami juga turut berduka cita dan berdoa bagi para korban, dan warga lainnya supaya mendapatkan kekuatan dan bisa beribadah kembali dengan baik,” harapnya.

Kasubag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Baihaqi, mengatakan, pihak kepolisian telah melaksanakan giat patroli dialogis dan sterilisasi oleh Unit Satwa K9 Sabhara Polrestabes. Pada kegiatan ini, pihaknya menurunkan 2 unit K9, yakni 4 ekor K9 dan 8 personel, termasuk personel Unit Dalmas Sabhara. “Hasil giat sterilisasi di lapangan tidak ditemukan adanya bahan berbahaya, maupun orang yang dicurigai membawa bahan berbahaya,” katanya. (mha/aro)