Tetap Bugar Saat Berpuasa 

209
JAGA KONDISI: olahraga ringan hingga sedang dianjurkan untuk dilakukan ketika sore hari ketika berpuasa. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JAGA KONDISI: olahraga ringan hingga sedang dianjurkan untuk dilakukan ketika sore hari ketika berpuasa. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – TIDAK Lama lagi umat Islam akan menghadapi bulan Ramadan. Tentu Ramadan hadir dengan ibadah wajibnya, yakni berpuasa. Dan sudah pasti, banyak yang ingin maksimal beribadah, namun tetap dalam kondisi fit untuk menjalankan rutinitasnya.

Tidak sedikit pula yang menanyakan mengenai apakah boleh melakukan aktivitas berlebih saat berpuasa, utamanya  berolahraga. Jikalau boleh, olahraga yang seperti apa? Kemudian kapan waktu yang tepat untuk melakukan olahraga saat berpuasa.

Dr Amalia Sukmadianti, Sp.GK, menjelaskan selama berpuasa olahraga boleh dilakukan, bahkan dianjurkan. Namun dengan catatan, olahraga dalam kadar ringan hingga sedang. Dijelaskan olehnya, saat puasa tubuh akan mengalami defisit energi. Sebab, tidak ada asupan energi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh selama kurang lebih 12-14 jam.

Untuk memenuhi kebutuhan energi ini, makanan yang dikonsumsi saat sahur, akan diubah menjadi gula darah.”Namun, kadar gula dalam darah akan berkurang selama kurang lebih 6 jam, yakni sekitar pukul 10-11an,” jelas Staff KSM Gizi Klinis RSUP Dr Kariadi Semarang ini.

Kondisi seperti ini sebetulnya menguntungkan bagi orang dengan berat badan lebih. Karena akan ada pembongkaran protein dan lemak menjadi gula. “Perombakan lemak menjadi gula itu harus dengan dipicu aktivitas fisik, seperti gerak atau olahraga ringan itu tadi. Dengan adanya perombakan itu, justru menjadikan tubuh tidak lemas, karena gula yang dihasilkan,” terangnya.

Ia menambahkan, perombakan ini tidak hanya terjadi pada orang dengan berat badan lebih saja. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan akibat defisit energi, ketika berbuka puasa dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan gula. Hal ini dapat dilakukan dengan berbuka menggunakan yang manis. Bukan manis seperti gula murni, sirup atau sejenisnya. Sebab, yang demikian, jika dikonsumsi berlebih akan menimbulkan kadar gula darah yang tinggi seketika. Dan itu tidak sehat untuk pankreas. “Dianjurkan berbuka dengan buah berair dan manis misalnya. Seperti kurma atau sejenisnya,” ujarnya.

“Kemudian makan dengan komposisi yang tepat. Ada karbohidrat, protein nabati, protein hewani serta sayuran dan buah. Ini ketika berbuka dan sahur. Tak lupa memenuhi kebutuhan mineral juga,” tambahnya.

Disinggung mengenai waktu, olahraga ringan hingga sedang dianjurkan untuk dilakukan ketika sore hari. Selain mendekati waktu berbuka, sehingga bisa segera memenuhi kebutuhan energi, sore hari memang waktu tepat yakni saat saat tubuh memerlukan energi melalui pemecahan lemak menjadi gula.”Kalau pagi hari sudah olahraga justru defisit energi yang terjadi justru lebih besar,” jelasnya. (sga/bas)