Lini Belakang Bermasalah

297
M IDRIS JIAN SIDIK/RADAR BANJARMASIN KALAH TELAK: Bomber PSIS Hari Nur Yulianto mendapatkan pengawalan ketat dalam laga yang berakhir 4-1 untuk keunggulan Bario Putera kemarin.
KALAH TELAK: Bomber PSIS Hari Nur Yulianto mendapatkan pengawalan ketat dalam laga yang berakhir 4-1 untuk keunggulan Bario Putera kemarin. (M IDRIS JIAN SIDIK/RADAR BANJARMASIN)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS akhirnya kembali menelan kekalahan. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu harus menyerah 4-1 atas Barito Putera di matchday 8 yang digelar di Stadion 17 Mei Samarinda Malam (12/5) kemarin.

Empat gol tuan rumah dicetak oleh Samsul Arif Munip di menit ke-9 dan  47. Kemudian gol bunuh diri Petar Planic di menit ke-53 dan gol penutup Rizki Pora pada masa injury time babak kedua. Gol hiburan PSIS dicetak melalui tendangan keras  Ibrahim Conteh pada menit ke-61.

Atas hasil tersebut, Haudi Abdillah dkk untuk sementara ini harus rela kembali masuk ke jurang degradasi yaitu peringkat 17 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 8 poin hasil dari 2 kali menang, 2 kali seri dan 4 kali kalah.

“Tentunya ini menjadi hasil yang tidak kami harapkan. Tapi anak-anak sudah berjuang keras. Dan peluang untuk keluar dari zona degradasi masih cukup terbuka kami akan evaluasi menghadapi pertandingan selanjutnya,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Lini pertahanan Mahesa Jenar menjadi sorotan pada laga kemarin. Kuartet Frendy Saputra, Petar Planic, Haudi Abdillah, Frendy Saputra dan kiper Jandia Eka Putra gagal membendung dengan baik serangan frontal tuan rumah.

Hasilnya tim tuan rumah unggul cepat melalui gol Samsul Arif Munip di menit ke-9. Menyelesaikan umpan matang Douglas Packer. Samsul Arif kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-46 babak kedua.

Barito Putera memperbesar selisih skor menjadi tiga gol pada menit ke-53 berkat Rizky Pora. Petar Planic yang mencoba mengamankan umpan tersebut, justru membelokkan arah bola ke gawang Jandia Eka Putra.

Douglas Packer nyaris menambah keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-71. Berawal dari situasi free kick di depan kotak terlarang, bola tendangan pemain asal Brasil itu cuma membentur tiang gawang. Kemudian Rizky Pora menambah keunggulan tuan rumah pada menit ke-93 usai menyelesaikan umpan matang Fajar Handika yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan Mahesa Jenar.

Juru taktik PSIS, Vincenzo Alberto Annese mengakui di babak pertama timnya juga memiliki banyak peluang. Hanya saja penyelesaian akhir Haudi Abdillah dkk juga masih menjadi masalah yang harus segera dipecahkan.“Babak pertama penguasaan bola kami cukup bagus. Peluang juga cukup terbuka tapi kami gagal mencetak gol,” katanya.

Antisipasi lini sayap saat bertahan juga menjadi kelemahan Mahesa Jenar di laga kemarin. Apalagi tim tuan rumah memiliki sederet nama pemain sayap yang terbukti cukup merepotkan barisan pertahanan Mahesa Jenar.

“Kita punya masalah di sektor sayap ketika bertahan. Padahal Barito menyerang dari dua sayap kita kurang cover serta antisipasi buruk. Kami harus berbenah menghadapi pertandingan selanjutnya,” pungkas pelatih berpaspor Italia itu. (bas)