Segera Berlakukan Jalan Satu Arah

841

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Pihak yang kurang setuju dengan pemberlakuan jalan searah di jalan Kartini, Monginsidi dan Margosari tampaknya harus pasrah. Dalam waktu dekat, Pemkot melalui Dinas Perhubungan akan segera memberlakukan jalan satu arah. Hal itu dilakukan karena selama uji coba sejak 3 Mei lalu dinilai berhasil.

Kepala Dinas Perhubungan Ady Suprapto menandaskan jika selama uji coba tidak banyak kendala berarti. “Uji coba sudah dilakukan dan selama ini tidak ada masalah. Sehingga kedepan kebijakan ini pasti akan ditetapkan dan tinggal menunggu waktunya saja,” terang Ady kepada wartawan, kemarin.

Disinggung mengenai ruas yang diberlakukan searah, Ady menambahkan bahwa untuk sementara jalan Kartini ditunda. Jalur searah diberlakukan di jalan Monginsidi dan jalan Margosari. Penundaan dilaksanakan karena awal uji coba bertepatan dengan ujian nasional dan jalan kartini merupakan kompleks sekolah.

“Jika dipaksakan nanti khawatirnya mengganggu para orang tua yang mengantar anaknya untuk ujian sekolah. Dan sampai saat ini ditunda karena trotoar di jalan monginsidi akan dibangun. Sehingga jika jalan Kartini, dipekirakan ada penumpukan arus di jalan Monginsidi dan mengganggu pelaksanaan pembangunan trotoar,” imbuh dia.

Dasar kebijakan jalan satu arah ini adalah jalan Kartini terutama di depan SMAN 3 dan pertigaan SMPN 1 dan SMPN 2 selalu menjadi titik kemacetan, khususnya pada saat jam berangkat atau pulang sekolah. Untuk mengurai kemacetan tersebut, Dishub Kota Salatiga sudah melakukan langkah antisipatif dengan memberlakukan kebijakan satu arah.

Dijelaskan dia, suara yang menolak adalah mareka yang berasal dari arah berlawanan di SMA dan SMP karena harus memutar jika ingin mengantarkan anak. Ady mengatakan, pengantar bisa menurunkan setelah di pertigaan jalan Monginsidi dan anak bisa berjalan sedikit ke sekolahan.

Pengaturan nantinya,  arah arus lalu lintas di jalan Kartini yaitu dari timur (pertigaan pegadaian) menuju perempatan Jetis. Kemudian jalan Monginsidi juga dibuat searah dari bawah atau dari pertigaan Jalan Kartini menuju Jalan Diponegoro (Rutan). Sementara Jalan Kartini dari perempatan jetis masih dua arah sampai pertigaan Monginsidi.

Kapolres Salatiga AKBP Yimmi Kurniawan menuturkan, setelah ditetapkan nantinya, kepolisian masih akan memberikan peringatan persuasif kepada pengguna lalu lintas yang melanggar. Pihaknya memaklumi karena masyarakat memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan aturan yang baru.“Kalau mengenai penindakan pelanggaran, itu masih lama karena kita mengedepankan persuasif terlebih dahulu untuk kebijakan yang baru ini,” jelas Yimmy. (sas/bas)