RSUD Limpung Siap Disanksi 

920
BERI MOTIVASI : Bupati Batang Wihaji saat berikan wejangan kepada pengelola RSUD Limpung, agar lebih profesional dalam berikan pelayanan kepada masyarakat. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
BERI MOTIVASI : Bupati Batang Wihaji saat berikan wejangan kepada pengelola RSUD Limpung, agar lebih profesional dalam berikan pelayanan kepada masyarakat. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COMBATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang terus berinovasi dalam berikan pelayan untuk warganya. Salah satunya dengan menggelar maklumat pelayanan. Yang dilakukan oleh pengelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limpung, dengan komitmen jika tidak memberikan layanan standar siap disanksi.

Maklumat diucapkan dan ditandatangani langsung oleh seluruh dokter dan perawat RSUD Limpung di hadapan Bupati Batang Wihaji, pada Jumat (11/6).

Maklumat tersebut berisi tentang kesanggupan menyelenggarakan pelayanan sesuai standar  yang ditetapkan. Apabila tidak sesuai standar pelayanan bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Terutama ditandatangani oleh Direktur RSUD dr Ani Rusydiani, M. Kes.

Bupati Wihaji mengatakan, berdasarkan geografis, Limpung lebih strategis untuk melayani 8 kecamatan yang berada di wilayah Batang Timur, seperti Limpung, Bawang, Gringsing, Banyuputih, Reban, Tersono dan Subah, Pecalungan. Oleh karena itu  ke depan RSUD Limpung harus lebih kompetitif dalam melayani masyarakat karena punya kompetitor.

“Rumah sakit baru sehingga harus melakukan hal – hal yang baik dalam manajemennya begitu juga dengan orang yang di dalamnya  pula,” kata Wihaji.

Ia juga mengatakan bahwa RSUD Limpung juga harus tertib administrasi sesuai dengan prosedur, dan tidak melanggar aturan. “Logika masyarakat datang ke rumah sakit hanya minta pelayanan baik efektif, efisien, sembuh dan kalau bisa gratis, ini harus kita pahami bersama,” ucap Wihaji.

RSUD Limpung juga diminta untuk jangan pernah meninggalkan dan mencederai pasien dalam bentuk apapun, ini juga untuk membangun kepercayaan rumah sakit pemerintah yang kredibel dan profesional.

Direktur RSUD Limpung dr Ani Rusydiani mengatakan, RSUD Limpung merupakan rumah sakit baru dengan tipe kelas D yang memiliki dokter spesialis dalam, bedah, anak, kandungan, jiwa serta dilengkapi ahli radiologi, laboratorium, ruang operasi, IGD dan ruang HCU.

“Untuk total bad 46 yang semunya kelas 3 dan 2 ruang khusus untuk penyakit dengan kontak udara atau yang membahayakan, dengan perawat tenga IGD sudah memilki sertifikat BTCLS, yangbdokter IGD sudah bersertifikat ACLS/ATLS serta bidan ponek 100persen bersertifikat MU,” Kata dr Ani.

Untuk Tahun 2019 merencanakan ditambah perluasan bangunan tiga lanti dengan menambah 26 bad untuk kelas satu, VIP dan VVIP sehingga total menjadi 80 bad. Adapun untuk ruang anak di lantai dua yang akan beroperasi di tahun 2019.

RSUD Limpung dalam penyampaian maklumat ini merupakan komitmen dan janji penyelenggara pelayanan kesehatan kepada masyarakat,  untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik sesuai standar yang nyaman untuk pasien. “Ini janji kami memberikan pelayanan yang berkualitas, tepat, mudah, terjangkau dan terukur,” janji dr Ani Rusydiani. (han/zal)