PASAR MURAH : Anggota DPR RI, Juliari Batubara dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi menyerahkan sembako murah kepada warga Candisari. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PASAR MURAH : Anggota DPR RI, Juliari Batubara dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi menyerahkan sembako murah kepada warga Candisari. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Juliari Batubara mengimbau masyarakat untuk mengendalikan diri dalam berbelanja kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran 2018. Hal tersebut dalam upaya menjaga stabilitas permintaan masyarakat.

“Tingginya permintaan masyarakat, biasanya diikuti dengan kenaikan harga. Seperti jelang Lebaran dan Ramadan ini, pasti harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan,” katanya usai menggelar pasar murah di Kecamatan Candisari, belum lama ini.

Ari, sapaan akrab anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM, dan BUMN itu menilai wajar jika harga barang naik karena permintaan meningkat. Namun, harus ada pengawasan pemerintah apakah kenaikan di pasar tersebut wajar atau tidak.

“Karena permintaan naik ini, pedagang pasti memanfaatkan momentum menaikkan harga. Namun harus ada pengawasan apakah wajar tidak, naiknya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, peran serta pemerintah selain melakukan pengawasan adalah penelusuran serta mengecek ketersediaan barang, serta meminimalkan kecurangan atau penimbunan stok barang. Salah satunya, dengan melakukan operasi pasar atau menggelar pasar murah. “Operasi pasar dan pasar murah, bisa menekan naiknya harga-harga,” ucapnya.

Pasar murah yang digelar Juliari di Kecamatan Candisari tersebut bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Semarang. Kegiatan ini, sudah beberapa kali dilakukan di Semarang, termasuk di wilayah Candisari yang sudah ke delapan kalinya.

“Dengan pasar murah ini, kami ingin membantu masyarakat memenuhi kebutuhan. Harga setiap paket sembako lebih dari Rp100 ribu, tetapi kami jual hanya Rp 50 ribu,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi. Rencananya, lanjut dia, pasar murah tersebut akan digelar di beberapa titik, seperti Kecamatan Candisari, Gayamsari, Gajahmungkur, dan Semarang Timur. (den/ida)