Janjikan Permainan Terbuka

526
JENDERAL LAPANGAN: Gelandang PSIS asal Sierra Leone, Ibrahim Conteh masih akan menjadi andalan lini tengah PSIS menghadapi Barito Putera. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JENDERAL LAPANGAN: Gelandang PSIS asal Sierra Leone, Ibrahim Conteh masih akan menjadi andalan lini tengah PSIS menghadapi Barito Putera. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang sedang dalam tren positif menghadapi matchday ke delapan dijamu Barito Putera pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (12/5) malam nanti.

Kemenangan 3-1 atas Persela Lamongan di laga sebelumnya jadi modal berharga untuk melawat ke Banjarmasin. Hanya saja, tim berjuluk Mahesa Jenar harus kerja ekstra keras jika ingin mencuri poin atas Barito.

Head coach Vincenzo Alberto Annese, mengakui jika Barito Putera salah satu tim berkualitas di Liga 1. Selain diracik pelatih sarat pengalaman, Jacksen F Tiago, tuan rumah juga memiliki materi pemain yang

Namun juru taktik asal Italia itu memberi sinyal tetap akan mempertontonkan permainan terbuka. Vincenzo juga mengaku sudah mempelajari pola permainan Barito Putera. Berbekal rekaman video pertandingan sang lawan, Annese mencermati pola permainan yang tim besutan Jacksen Tiago.

”Saya tidak pernah memberi instruksi kepada pemain untuk bermain sepenuhnya bertahan. Karena pertahanan terbaik adalah menyerang dan itu selalu kami lakukan, termasuk melawan Barito Putera nanti. Namun kami tahu Barito Putera tim bagus dan berkualitas. Kami akan bekerja keras dan fokus sepanjang pertandingan untuk mendapatkan poin,” kata Vincenzo.

Pelatih 33 tahun itu juga meminta Haudi Abdillah dkk wajib mewaspadai top skor sementara Liga 1, Douglas Packer. Bomber asal Brasil itu sementara sukses menyumbang tujuh gol untuk Barito Putera.”  Dia juga pemain bagus dan  cerdas. Kami harus waspada,” kata Vincenzo.

General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto menambahkan, laga lawan Barito Putera sangat penting untuk menjaga ritme kompetisi agar tim Mahesa jenar tidak terjerumus lagi di zona degradasi.

“Setelah menang lawan Persela kami berhasil menjauhi zona degradasi. Makanya di pekan ke delapan kami harus bisa mencuri poin untuk menjaga posisi klasemen,” kata Liluk dihubungi kemarin.

Sementara head coach Barito Putera, Jacksen F Tiago justru mengkhawatirkan inkonsistensi timnya  jika menghadapi tim yang berada selevel atau bahkan dibawahnya.  “Salah satunya di laga sebelumnya kontra PSMS. Mereka tidak memulai laga dengan baik dan tentu akibatnya berimbas dari hasil akhir. Jika mereka konsisten seperti babak kedua, hasil laga kemarin mungkin berbeda,” papar Jacksen.

Contoh lain adalah ketika Barito menjamu Bhayangkara. Jacksen mengaku sempat kesal saat anak asuhnya mampu unggul dua gol atas Bhayangkara. “Gestur mereka saat itu seperti meremehkan lawan. Saya tidak suka hal itu, akibatnya mereka kecolongan satu gol meski mampu menambah satu gol lainnya,” tambahnya.

Namun, bomber Barito Putera Rizky Pora mengungkapkan tentu mereka tidak ingin meraih hasil buruk dalam laga ini. Terlebih kali ini bermain di hadapan publik sendiri akan menjadi motivasi lebih mereka untuk meraih poin penuh. “Kekalahan atas PSMS Medan kami jadikan pelajaran. Dan selama persiapan, kami menjalaninya sungguh-sungguh. Dengan harapan tiga poin bisa kami petik usai laga,” tegasnya. (bas)