Bangun Jateng, Kodam Apresiasi Jawa Pos Radar Semarang

335
SILATURRAHIM : Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto S.Sos menerima cinderamata dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi dalam silaturahmi di kantor Kodam IV Diponegoro, Jumat (11/5) kemarin. (M NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SILATURRAHIM : Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto S.Sos menerima cinderamata dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi dalam silaturahmi di kantor Kodam IV Diponegoro, Jumat (11/5) kemarin. (M NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Panglima Kodam (Pangdam) IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto S.Sos menyambut hangat kehadiran rombongan dari Jawa Pos Radar Semarang yang dipimpin Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi. Panglima yang pernah menjadi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI dan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) ini memang sudah terbiasa dengan berbagai kalangan media.

Panglima Wuryanto pun langsung bercerita panjang tentang lembaga TNI yang saat ini mendapatkan banyak citra positif dari masyarakat luas. Apalagi berdasarkan hasil survei lembaga independen, TNI merupakan institusi sebagai lembaga yang bisa dipercaya dengan nilai hampir sempurna, yakni 94 persen.  Hasil survei tersebut memberikan tingkat kepercayaan tinggi di atas lembaga kepresidenan. Panglima mengakui bahwa pihaknya tidak bekerja sendirian.

“Kami bertugas dengan naluri prajurit rakyat yang membantu masyarakat. Kami dalam bekerja tak pernah berpikir tentang pencitraan atau apapun,” tandasnya.

Sebenarnya, diakui Panglima Wuryanto, pihaknya jarang mempublikasikan dengan baik dan profesional. Namun kinerjanya ditangkap media dengan pengemasan yang sangat luar biasa. “Apa yang dilakukan Kodam IV Diponegoro ditangkap media. Dan media bisa menangkap kerja TNI seperti ini. Dalam hal ini, termasuk Jawa Pos Radar Semarang,” jelasnya.

Karena itulah, kata Mayjen TNI Wuryanto S.Sos M.Si, lembaga TNI memiliki kepentingan untuk terus bekerjasama dan membangun sinergitas dengan media. Pimpinan TNI selalu menekankan untuk menghindari terjadinya gesekan aparat TNI dengan media.

“Saya mantan Kapuspen dan Kadispen TNI sering menerima keluhan tentang adanya gesekan di lapangan antara TNI dan teman media yang penyebabnya kesalahpahaman. Namun semua itu, kami selesaikan dengan baik. TNI tak menolerir adanya gesekan antara prajurit dan media. Karena itu, kami intensif menjalin kerjasama dengan media maupun asosiasi media dan jurnalis,” tuturnya.

Mayjen TNI Wuryanto juga sangat apresiatif dengan tulisan wartawan yang selalu enak dibaca. Pangdam mengusulkan peliputan terhadap tugas dan kinerja Babinsa yang merupakan ujung tombak TNI.

“Babinsa kalau mau diekspose itu sangat menarik. Mulai dari tugas pokok yang harus diemban maupun beban tugas yang harus dilaksanakan,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Radar Semarang, Baehaqi sendiri didampingi General Manager (GM), Iskandar, Pimpinan Redaksi (Pimred) Arif Riyanto, Manager Keungan Indah Fajarwati, Redaktur Pelaksana (Redpel) Ida Nor Layla dan wartawan M Nurwahid.

Dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap lembaga TNI Kodam IV Diponegoro yang memiliki beragam kegiatan peduli masyarakat. Mulai dari TNI Bedah Rumah, TNI Bangun Jamban, Jumat Bersih dan TMMD yang menginspirasi masyarakat. “Dengan beragam program TNI tersebut, masyarakat ikut terpacu dalam mengembangkan lingkungannya. Ini patut diapresiasi,” tandasnya.

Karena itulah, Panglima Wuryanto mendapatkan apresiasi dari Jawa Pos Radar Semarang dalam Malam Apresiasi Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018, di Hotel Aston Bubakan Semarang. (ida/zal)