Ajak Mahasiswa Punya Inovasi Strategi Bisnis

301
PECAHKAN MASALAH : Salah satu peserta Glowmention IV sedang memberikan pemecahan masalah studi kasus yang ada dalam tema lomba. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PECAHKAN MASALAH : Salah satu peserta Glowmention IV sedang memberikan pemecahan masalah studi kasus yang ada dalam tema lomba. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Menghadapi persaingan global saat ini, membuat mahasiswa dengan basic studi Management harus bisa berinovasi dalam menentukan strategi bisnis suatu perusahaan. Sebanyak  42 Universitas di Indonesia, mengikiti ajang kegiatan kompetisi manajemen tingkat nasional, bertajuk Glowmention IV dengan tema Creative Business Strategy For Facing The Global Market, di Universitas Khatolik (Unika) Soegijapranata Semarang, kemarin.

Ketua panitia acara, Laurentius Galih Wicaksono mengatakan setiap peserta mempunyai sebuah tantangan untuk mengangkat salah satu produk unggul mereka yaitu ‘Kongbap’ untuk menjadi trend food sebagai campuran nasi yang lezat serta sehat bagi konsumen luas. “ Setiap peserta harus melakukan presentasi , berupa pencarian case atau masalah, debat, serta hotpoint atau inovasi yang harus dilakukan berupa strategi bisnis,katanya.

Kompetisi ini penting bagi mahasiswa manajemen ketika mereka telah lulus dari jenjang kuliah. Para mahasiswa dihadapkan dengan kasus yang serupa bahkan hampir sama.

Ia mengungkapkan tujuan dari ajang tersebut untuk mempersiapkan mahasiswa manajemen dalam membuat strategi bisnis untuk menghadapi persaingan secara global. Persaingan global telah ada di depan mata dan harus dihadapi dengan persiapan yang matang terutama mahasiswa manajemen dan calon manajer di Indonesia.

“Dengan event ini, para mahasiswa bisa tertempa untuk menghadapi tantangan setelah masuk dunia kerja nantinya,” ujarnya.

Salah satu dewan juri, Dian Halim menuturkan jika kriteria penilaian yang dilakukan adalah bagaimana cara mahasiswa mengambil sudut pandang yang berbeda melihat sebuah kasus dalam bisnis.

“Tentu harus out off the box dan meninggalkan cara konvensional, namun tetap ada pemecahan masalah yang harus ditemukan,” jelasnya. (den/zal)