Stres, Pemuda Gantung Diri

807

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Diduga stres, seorang pemuda STR, 22, warga Karanggading RT 05 RW 04 Rejowinangun Selatan, Magelang Selatan, Kota Magelang, Rabu (9/5) malam mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Ia menjerat lehernya menggunakan seutas tali. Ironisnya, korban ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri, Supriyatiningsih, 60, di dapur rumahnya.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan melalui Kasubag Humas AKP Esti Wardiani, membenarkan kejadian tersebut. Esti menjelaskan, pihaknya mendapat laporan dari warga yang memberitahukan di Kampung Karanggading RT 05/RW 04 Rejowinangun Selatan ada orang gantung diri.

Esti menyebutkan, menurut keterangan dari ibu kandung korban, Supriyatiningsih bahwa sekitar jam 21.15, pulang jualan karcis di pasar malam permainan anak.

“Saksi setelah membuka pintu dapur didapati anaknya yang bernama STR telah gantung diri menggunakan tali plastik warna hitam putih yang digantungkan di usuk dapur,” terang Esti.

Esti menerangkan, petugas Inavis Polres Magelang Kota Brigadir Subarjo dan dokter piket Puskesmas Magelang Selatan dr Agnes Intan langsung memeriksa kondisi korban. Setelah diperiksa oleh tim olah TKP, menurut Esti, tidak ditemukan tanda -tanda penganiayaan.

“Korban dinyatakan meninggal dunia akibat jeratan tali pada leher sekitar 2 – 3 jam sebelumnya. Korban gantung diri diduga stres. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” imbuh Esti. (had/lis)