33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Sanggar Kejeling Bersihkan Pantai

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Puluhan anak yang tergabung dalam Sanggar Kejeling, Desa Sidomulyo Kecamatan Cepiring jaga pantai bertajuk Sepakat Serentak Kita Bergerak. Acara dikemas dalam bentuk penanaman pohon mangrove dan bersih-bersih pantai.

Sebagai penyemarak kegiatan yang sebagian besar diikuti anak-anak muda ini, sebelumnya dilakukan pentas seni dari anak-anak sanggar, talk show, seminar lingkungan hidup dan bersepeda bersama. Selain itu juga dipamerkan lukisan dan kerajinan dari barang bekas serta pameran koleksi keris milik dari anak-anak tersebut.

Acara diawali dengan pentas seni yang menampilkan kesenian tradisional Kuda Lumping, musikalisasi puisi dan talk show yang menghadirkan narasumber dari aktivis lingkungan dan BNN Kendal.

Camat Cepiring, Endah Ispriyandini mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan anak-anak muda yang mau memelopori masyarakat untuk mencintai lingkungan dan melestarikan kesenian tradisional. “Karena kalau bukan anak-anak muda, siapa lagi yang akan menjaga lingkungan agar tetap lestari dan melestarikan budaya tradisional,” tuturnya.

Jika tidak ada anak-anak muda yang mau melestarikan budaya sendiri, maka lama-lama akan hilang dan tergantikan oleh budaya luar. “Termasuk menjaga lingkungan ini harus tumbuh kesadaran anak-anak muda, sebab mereka adalah generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Kasi Pencegahan BNN Kendal, Gembong Sapto Nugroho mengatakan jika kegiatan tersebut menunjukkan adanya kesadaran dari anak-anak muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. “Hanya anak-anak muda yang anti narkoba inilah yang bisa menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Pembimbing Sanggar Kejeling, Agus Riyatno mengatakan, Sanggar Kejeling yang secara resmi baru berdiri pada bulan Maret 2018 lalu. Kegiatan rutinan yang dialkukan yakni latihan kesenian gamelan, kerajinan, melukis, puisi, dan belajar bersama.

Ketua panitia, Dicky menambahkan, untuk kegiatan menanam pohon disediakan 50 bibit pohon ketapang dan 50 biibit pohon mangrove. Dalam kegiatan ini, panitia mengundang perwakilan dari berbagai kelompok masyarakat, seperti kelompok petani, kelompok tambak, komunitas pendaki gunung, Kosti, Gerak Peduli Kendal, Kendal Membaca, Kendal Mengajar, juga Duta Wiasta dan lainnya.  (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

WONOSOBO – Polres Wonosobo memusnahkan lebih dari 1.120 botol dan 100 liter miras yang disita selama Operasi Cipta Kondisi jelang bulan Ramadan 1438 H. Pemusnahan...

Rp 110 Miliar untuk 50 Embung

SEMARANG - Pemprov Jateng terus melakukan berbagai upaya dan inovasi guna menyukseskan program 1.000 embung. Pada 2017, pemprov berencana membangun 50 embung dengan anggaran...

Pejabat Polres Keliling Sekolah

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Seluruh pejabat utama Polres Wonosobo kompak menjadi   sekolah setingkat SLTA di Wonosobo, Senin (8/1). Kapolres bertugas di SMA 1 Wonosobo,...

Rawan Longsor, Belasan Warga Masih Mengungsi

MUNGKID-- Belasan warga asal Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang masih belum berani kembali ke rumahnya masing-masing. Hal itu dikarenakan rumah mereka berada dalam kondisi bahaya...

Korban Melebihi Batas Kecepatan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Insiden meninggalnya mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), Muhammad Amiruddin, 22, yang mengalami kecelakaan di ruas Jalan Tol KM 11.00C/A, merupakan kecelakaan tunggal....

Ditahan 2 Bulan, Gaji 73 TKI Tetap Dibayar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 73 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jateng yang selama 2 bulan tertahan di Kantor Imigrasi Malaka, Malaysia akhirnya sampai di...