32.1 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Sanggar Kejeling Bersihkan Pantai

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Puluhan anak yang tergabung dalam Sanggar Kejeling, Desa Sidomulyo Kecamatan Cepiring jaga pantai bertajuk Sepakat Serentak Kita Bergerak. Acara dikemas dalam bentuk penanaman pohon mangrove dan bersih-bersih pantai.

Sebagai penyemarak kegiatan yang sebagian besar diikuti anak-anak muda ini, sebelumnya dilakukan pentas seni dari anak-anak sanggar, talk show, seminar lingkungan hidup dan bersepeda bersama. Selain itu juga dipamerkan lukisan dan kerajinan dari barang bekas serta pameran koleksi keris milik dari anak-anak tersebut.

Acara diawali dengan pentas seni yang menampilkan kesenian tradisional Kuda Lumping, musikalisasi puisi dan talk show yang menghadirkan narasumber dari aktivis lingkungan dan BNN Kendal.

Camat Cepiring, Endah Ispriyandini mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan anak-anak muda yang mau memelopori masyarakat untuk mencintai lingkungan dan melestarikan kesenian tradisional. “Karena kalau bukan anak-anak muda, siapa lagi yang akan menjaga lingkungan agar tetap lestari dan melestarikan budaya tradisional,” tuturnya.

Jika tidak ada anak-anak muda yang mau melestarikan budaya sendiri, maka lama-lama akan hilang dan tergantikan oleh budaya luar. “Termasuk menjaga lingkungan ini harus tumbuh kesadaran anak-anak muda, sebab mereka adalah generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Kasi Pencegahan BNN Kendal, Gembong Sapto Nugroho mengatakan jika kegiatan tersebut menunjukkan adanya kesadaran dari anak-anak muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. “Hanya anak-anak muda yang anti narkoba inilah yang bisa menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Pembimbing Sanggar Kejeling, Agus Riyatno mengatakan, Sanggar Kejeling yang secara resmi baru berdiri pada bulan Maret 2018 lalu. Kegiatan rutinan yang dialkukan yakni latihan kesenian gamelan, kerajinan, melukis, puisi, dan belajar bersama.

Ketua panitia, Dicky menambahkan, untuk kegiatan menanam pohon disediakan 50 bibit pohon ketapang dan 50 biibit pohon mangrove. Dalam kegiatan ini, panitia mengundang perwakilan dari berbagai kelompok masyarakat, seperti kelompok petani, kelompok tambak, komunitas pendaki gunung, Kosti, Gerak Peduli Kendal, Kendal Membaca, Kendal Mengajar, juga Duta Wiasta dan lainnya.  (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Anggota Polres Harus Bisa Tangani Lakalantas

UNGARAN-Jumlah kendaraan bermotor yang meningkat setiap tahun dan kelalaian manusia, kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Sebagian besar kasus kecelakaan melibatkan pengguna sepeda...

Bayi Jumbo Lahir di RS Pelita Anugerah

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Bayi berukuran jumbo lahir lewat operasi caesar di RS Pelita Anugerah, Mranggen, Demak, Jumat (19/1) lalu. Bayi berjenis kelamin perempuan itu...

Delapan Kecamatan Dipantau

TEMANGGUNG—Delapan kecamatan di wilayah Temanggung rawan bencana angin kencang atau angin puting beliung. Utamanya, wilayah berada di lereng-lereng gunung. Memasuki pergantian musim kemarau ke...

Perencanaan KB Tak Langgar Aturan Agama

SEMARANG - Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan kuliah umum dalam rangka Dies Natalis yang...

More Articles Like This

- Advertisement -