33 C
Semarang
Jumat, 5 Juni 2020

3.704 Botol Miras Dimusnahkan

Another

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Ribuan botol minuman keras (miras) dengan berbagai merek dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat oleh jajaran Polres Kendal. Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil dari operasi diseluruh wilayah Kendal yang melibatkan 20 polsek.

Lebih kurang ada 3.704 botol dilindas mesin giling. Selain itu, juga ikut dimusnahkan 600 liter atau 44 jirigen miras oplosan. Pemusnahan lantaran penjualannya melanggaran aturan, yakni larangan menjual miras di seluruh wilayah Kendal.

Pemusnahan ini untuk menekan angka kriminalitas menjelang bulan Ramadan. “Kami akan terus menggalakkan operasi miras ini  sampai bulan puasa nanti. Hal itu untuk memberikan ketenagan umat Islam dalam menjalan ibadah puasa,” ujar Kapolres Kendal melalui Wakapolres Kendal, Kompol Sugiyatmo.

Diakuinya, razia yang dilakukannya tidak hanya di wilayah Kota Kendal saja. Melainkan sudah menyebar hingga pedesaan. Yakni toko-toko yang menjual miras secara sembunyi-sembunyi. “Kami juga meminta kepada masyarakat agar melapor kepada polsek terdekat jika memang ada yang menjual miras,” tandasnya.

Wakapolres juga menghimbau kepada seluruh ormas maupun masyarakat Kendal untuk tidak melakukan sweeping terhadap tempat hiburan atau razia minuman keras. “Penindakan terhadap minuman keras akan dilakukan Polres Kendal. Kami yang akan menindak jika ada ormas yang terbukti melakukan sweeping. Hal itu menimbulkan konflik horisontal,” jelas Wakapolres.

Sementara Ketua MUI Kendal KH Ubaidillah mengapresiasi kerja kepolisian dalam membrantas peredaran minuman keras ini. “Minuman keras banyak menimbulkan hal negatif. Sebab ketika miras bisa memicu seseorang berbuat kriminal,” tandasnya.

Apalagi menjelang bulan puasa dengan razia miras ini bisa menambah ketenangan umat Islam dalam menjalani ibadah puasa. “Sangat apresiasi sekali dengan tindakan polres ini. Kalau perlu pabrik miras oplosan yang ada di Kendal ini ditutup. Karena miras oplosan ini bisa menimbulkan korban jiwa,” jelas Ubaidilah.

Operasi terhadap peredaran minuman keras ini tidak hanya berhenti menjelang bulan ramadhan namun akan terus dilakukan hingga benar-benar miras tidak lagi beredar di Kabupaten Kendal. (bud/bas)

Berita sebelumyaMahathir PM Lagi
Berita berikutnyaSanggar Kejeling Bersihkan Pantai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

More Articles Like This

Must Read

Kapasitas Terminal 9 Kali Lipat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Topping off atau penutupan atap Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani telah dilakukan, Minggu (11/2) kemarin. Ini menjadi momentum percepatan pembangunan...

Pertanian di Bantaran Kalibodri Dibabat

KENDAL—Berbagai tanaman produktif milik petani di Bantaran Sungai Kalibodri dipangkas oleh petugas gabungan dari Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Penataan Ruang Bodri Kuto...

Angkat Kuliner Khas Semarang

SEMARANG – Penyedia layanan on-demand dengan basis teknologi yakni Go-Jek mencoba mengangkat kuliner khas Semarang dengan menggelar Go-Food Culinary Festival di Semarang Jumat (25/8)...

Sudah Ada Klarifikasi, Masih Saja Disebar

JawaPos.com – Informasi palsu yang membenturkan TNI dengan Polri kembali muncul. Disebutkan, ada upaya melemahkan posisi TNI yang dilakukan personel Polri dan Badan Intelijen...

Dalam Kondisi Sakit pun Tetap Memikirkan Semarang

Saya ingin dengan metode yang saya miliki, masyarakat Semarang bisa membawa anak mereka meraih cita-citanya. Cintanya kepada Semarang tak terbatas. Perhatiannya begitu besar pada kota...

3 Jam, Terkumpul Rp 1 Juta

TEMANGGUNG – Musibah banjir yang menimpa warga Dusun Kenjuran Desa Purwosari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal beberapa hari yang lalu, menjadi perhatian Pengurus Cabang Pergerakan...