PEMUSNAHAN: Ribuan botol miras dimusnahkan  oleh Polres Kendal di halaman Mapolres Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMUSNAHAN: Ribuan botol miras dimusnahkan  oleh Polres Kendal di halaman Mapolres Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)PEMUSNAHAN: Ribuan botol miras dimusnahkan  oleh Polres Kendal di halaman Mapolres Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Ribuan botol minuman keras (miras) dengan berbagai merek dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat oleh jajaran Polres Kendal. Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil dari operasi diseluruh wilayah Kendal yang melibatkan 20 polsek.

Lebih kurang ada 3.704 botol dilindas mesin giling. Selain itu, juga ikut dimusnahkan 600 liter atau 44 jirigen miras oplosan. Pemusnahan lantaran penjualannya melanggaran aturan, yakni larangan menjual miras di seluruh wilayah Kendal.

Pemusnahan ini untuk menekan angka kriminalitas menjelang bulan Ramadan. “Kami akan terus menggalakkan operasi miras ini  sampai bulan puasa nanti. Hal itu untuk memberikan ketenagan umat Islam dalam menjalan ibadah puasa,” ujar Kapolres Kendal melalui Wakapolres Kendal, Kompol Sugiyatmo.

Diakuinya, razia yang dilakukannya tidak hanya di wilayah Kota Kendal saja. Melainkan sudah menyebar hingga pedesaan. Yakni toko-toko yang menjual miras secara sembunyi-sembunyi. “Kami juga meminta kepada masyarakat agar melapor kepada polsek terdekat jika memang ada yang menjual miras,” tandasnya.

Wakapolres juga menghimbau kepada seluruh ormas maupun masyarakat Kendal untuk tidak melakukan sweeping terhadap tempat hiburan atau razia minuman keras. “Penindakan terhadap minuman keras akan dilakukan Polres Kendal. Kami yang akan menindak jika ada ormas yang terbukti melakukan sweeping. Hal itu menimbulkan konflik horisontal,” jelas Wakapolres.

Sementara Ketua MUI Kendal KH Ubaidillah mengapresiasi kerja kepolisian dalam membrantas peredaran minuman keras ini. “Minuman keras banyak menimbulkan hal negatif. Sebab ketika miras bisa memicu seseorang berbuat kriminal,” tandasnya.

Apalagi menjelang bulan puasa dengan razia miras ini bisa menambah ketenangan umat Islam dalam menjalani ibadah puasa. “Sangat apresiasi sekali dengan tindakan polres ini. Kalau perlu pabrik miras oplosan yang ada di Kendal ini ditutup. Karena miras oplosan ini bisa menimbulkan korban jiwa,” jelas Ubaidilah.

Operasi terhadap peredaran minuman keras ini tidak hanya berhenti menjelang bulan ramadhan namun akan terus dilakukan hingga benar-benar miras tidak lagi beredar di Kabupaten Kendal. (bud/bas)