PANTAU KESIAPAN: Bupati Demak HM Natsir dan Manajer Area PLN Demak, Ahmad Syamsuri menginspeksi kesiapan PLN Demak menghadapai bulan suci Ramadan. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PANTAU KESIAPAN: Bupati Demak HM Natsir dan Manajer Area PLN Demak, Ahmad Syamsuri menginspeksi kesiapan PLN Demak menghadapai bulan suci Ramadan. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – PT PLN wilayah Demak dan Grobogan bersiap menyambut bulan suci Ramadan. Dalam apel kesiapan dan gelar pasukan yang digelar dilapangan Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam kemarin, jajaran manajemen PLN menyatakan siap mengamankan pasokan daya dan jaringan listrik diwilayah Demak dan Grobogan.

Hal ini disampaikan Manajer Area PLN Demak, Ahmad Syamsuri dihadapan 251 peserta apel yang terdiri dari petugas pelayanan teknik  (Yantek) dan tim pemeliharaan vendor kemarin. Dalam apel gelar pasukan ini, PLN juga mengerahkan sebanyak 20 mobil Yantek, dan 6 mobil petugas pemeliharaan vendor khusus mengamankan jaringan selama 24 jam.

Hadir dalam apel ini Jofan Perwakilan dari Kantor Distribusi Jateng DIJ, Direktur PT Graha Arta Sugiarto dan Direktur PT Nusa Wahyu Elektrik Jianto. Menurut Syamsuri, pasokan listrik selama Ramadan imi diharapkan bisa berjalan lancar tanpa gangguan yang berarti. “Bila terjadi listrik padam, maka harus cepat dinyalakan. Karena itu, semua petugas harus siap,” ujarnya.

Dengan kesiapan tenaga lsitrik yang ada, kenyamanan ibadah puasa dapat terjaga dengan baik. “Kita harus bisa mengendalikan pasokan dan jaringan listrik dan bukan gangguan yang justru mengendalikan kita. Itulah semangat filosofi kita. Dengan demikian, semua akan berjalan baik,” katanya.

Syamsuri menambahkan, setidaknya ada dua hal yang menjadi perhatian serius. Yaitu, adanya potensi gangguan pasokan sehingga listrik menjadi padam serta listrik dipadamkan karena ada pekerjaan atau perbaikan jaringan. “Kalau untuk pekerjaan gangguan masyarakat dapat memberitahukan, sehingga dapat dilacak dengan cepat terjadinya gangguan tersebut dan segera bisa diatasi,” ujarnya.

Untuk mencapai harapan tersedianya pasokan listrik ke masyarakat dengan aman ini, maka setiap petugas PLN harus mentaati 4 hal. Yakni, penampilan, sikap, senyum, sapa dan salam (PS4).  Syamsuri mengatakan, intelijen yang dimiliki PLN harus sigap sehingga cepat menginvestigasi gangguan listrik. “Tim inspeksi ini adalah intelijennya PLN. Ini untuk memastikan jika ada gangguan,” imbuhynya.

Bupati Demak HM Natsir mengatakan, PLN diharapkan dapat memenuhi pasokan daya listrik dan jaringan ke masyarakat dengan baik, utamanya selama Ramadan dan lebaran ini. “Jangan sampai terjadi gangguan listrik. Kalau ada gangguan secepatnya diatasi,” katanya. (hib/bas)