33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Sistem Ozon, Cabai Bisa Tahan 28  Hari

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Sebanyak 40 petani dari 12 gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Desa Sugihmas Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang mengikuti workshop teknologi penekanan kehilangan pascapanen cabai di aula Balai Desa setempat, Selasa (8/5). Workshop tersebut merupakan rangkaian akhir kegiatan Pilot ASEAN Cooperation Project; Reduction of Postharvest Losses for Agricultural Produces and Products (ASEAN PHL-R) di Indonesia oleh Balai Litbang Pertanian (Balitbangtan) RI bersama PT Agro Indo Mandiri (AIM).

Peneliti Utama Balitbangtan S Joni Munarso menuturkan, beberapa kegiatan yang dilakukan di antaranya survey dan penelitian lapangan, eksplorasi teknologi dan implementasi teknologi. “Dari implementasi teknologi yang kita praktikkan dengan Gapoktan di Desa Sugihmas, hasil yang didapat sungguh menggembirakan, karena terbukti bisa menekan atau menurunkan kehilangan pascapanen secara signifikan,” ujar dia, Selasa (8/5).

Teknologi yang diterapkan di antaranya penggunaan bagan warna cabai sebagai panduan panen oleh petani, penggunaan krat sebagai wadah cabai dalam pengankutan ke pengepul atau pengepak, sistem ozon sebagai antimikroba, pengemasan kardus berperforasi dan penggunaan transportasi berpendingin untuk distribusi jarah jauh.

Pada prinsipnya teknologi yang dilakukan ini untuk meningkatkan produktifitas dan hasil panen cabai yang berkualitas. Selain itu, untuk menekan penurunan kehilangan hasil panen. Adapun sistem ozonisasi, supaya cabai lebih segar dan awet. “Sistem ozonisasi kombinasi dengan pendingin bisa bertahan sampai 28 hari hingga tiga bulan, adapun tanpa pendingin bisa tahan sampai dua minggu,” terangnya. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Darah Tinggi, Ereksi Rendah

Tanya dr Andi: Saya punya darah tinggi sejak lama, biasanya tensi 160/100, akibatnya ereksi saya jadi kurang maksimal. Ini saya alami sudah beberapa bulan. Apakah...

Lima Kelurahan Masih Terendam

SEMARANG - Gejala alam siklon tropis yang dikenal dengan nama Badai Cempaka dan Dahlia belakangan ini menjadi perhatian banyak pihak. Sebab, dampaknya mengakibatkan banjir...

Permintaan Trombosit Sedikit

TEMANGGUNG - Selama sebulan kedepan, persediaan darah di Kabupaten Temanggung dipastikan aman. Saat ini stok persediaan darah masing-masing golongan telah melebihi ambang batas minimum. Petugas...

Usung Modifikasi Chamber Pada Mobil Tua

SEMARANG - Dunia modifikasi di Indonesia memang tidak ada matinya. Para modifikator pun tidak hanya mengubah tampilan mobil terbaru agar tampak lebih gagah ataupun keren....

Konsumen Dparagon Tuntut Uang Kembali

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Mangkraknya pembangunan apartemen PT Dparagon Labbaika Utama di Jalan Setiabudi Semarang sejak tahun 2015, kini berbuntut panjang. Konsumen yang terlanjur menyetorkan pembayaran apartemen,...

Tonjolkan Budaya di  HUT 

RADARSEMARANG.COM, SAlATIGA - Menyambut hari jadi yang ke-1268 pada 24 Juli 2018 mendatang, Pemkot Salatiga mengadakan sejumlah kegiatan untuk menyemarakkannya. Mulai dari resik-resik kutho,...