33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Ganjar Janjikan Rp 300 Miliar Untuk Pondok Pesantren

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Ganjar Pranowo berjanji akan menganggarkan Rp 330 miliar untuk meng-cover kebutuhan pondok pesantren (ponpes).

Hal tersebut dikatakan Ganjar saat menghadiri Santri Creativity Party 2018 di Pondok Pesantren Wali, Candirejo, Kecamatan Tuntang, Senin (7/5) malam. “Yang sudah kami hitung secara teknokratis adalah politik anggarannya,” ujar Ganjar.

Hal tersebut ia lakukan manakala ia terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah dalam Pilgub 2018 ini. Rencanannya, anggaran tersebut akan digelontorkan kepada semua pondok pesantren se-Jawa Tengah. “Itu pun, saya kira belum cukup, tapi tahapan itu yang bisa kita dorong,” ujarnya.

Selain telah menghitung alokasi anggaran untuk ponpes, calon gubernur ini juga menghitung Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk sekolah swasta. Mengingat sekolah negeri telah mendapat BOP dari pemerintah. “Nah, kemarin kami menghitung kira-kira ada Rp 100 miliar lebih yang bisa kami hitung,” ujarnya.

Menurutnya, jika kepercayaan masyarakat Jawa Tengah terhadapnya masih tinggi dan menghantarkan dirinya menjadi Gubernur, janji-janji tersebut akan segera direalisasikan. “Nah saya mencoba menghitung ini. Kalaulah kemudian kepercayaan masyarakat muncul, hari ini sudah kami siapkan,” katanya.

Khusus untuk ponpes di Jawa Tengah bukan saja anggaran, namun demikian akan dikembangkan ekonomi di ponpes. Nantinya bukan hanya persoalan ekomoni, namun pertanian, koperasi, industri dan UMKM harus masuk di ponpes. “Kami telah bicarakan dengan Gus Yasin (cagub yang berpasangan dengannya) potensi-potensi pertanian, olahan makanan yang bisa dikembangkan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar menyebutkan, dimintai tolong para pengasuh ponpes terkait untuk mendapatkan kesetaraan dari status ijazah. “Ini PR (Pekerjaan Rumah). PR ini harus bicara dengan pusat dengan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan. Mereka ini menitipkan pesan kepada saya, itu yang musti kita dorong,” tuturnya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Portal Rumah Belajar, Dukung Pembelajaran Efektif

Saat ini terjadi loncatan teknologi pada generasi Z yang luar biasa. Pada generasi digital yang lahir sejak 2000 sampai sekarang, atau penulis sebut generasi...

Main Bom-bom Car Sambil Nunggu Berbuka

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Di bulan Ramadan ini, wahana permainan di Artos Mall Magelang bertambah. Timezone baru saja mengoperasikan wahana bom-bom car yang berada di...

Terjunkan 2.593 Petugas

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo bakal menerjunkan 2.593 petugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilgub Jateng...

Sembako Non Tunai Lebih Mahal

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Dugaan monopoli Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terjadi di Desa Sumberagung. Bantuan sebesar Rp 110 ribu perbulan yang diberikan kepada warga...

Gaet Pelanggan Tak Harus Banting Harga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) menyarankan penghentian perang tarif. Namun para pengusaha didorong untuk melakukan peningkatan...

Polres Rangkul Komunitas Motor

BATANG-Satlantas Polres Batang merangkul dan menjalin komunikasi dengan komunitas motor di Batang. Dengan harapan, anggota komunitas motor tersebut bisa menjadi duta pelopor tertib lalu...