Usulkan Membatik Jadi Muatan Lokal

135
LESTARIKAN BATIK: Wali Kota Yuliyanto saat melihat hasil batik tulis dari perajin batik asal kota Salatiga. (DOK JAWA POS RADAR SEMARANG)
LESTARIKAN BATIK: Wali Kota Yuliyanto saat melihat hasil batik tulis dari perajin batik asal kota Salatiga. (DOK JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Wali Kota Yuliyanto mengusulkan agar ketrampilan membatik menjadi salah satu muatan lokal (mulok) kota pada jenjang sekolah di kota Salatiga. Pengenalan membatik dianggap perlu agar anak didik mampu mengetahui dan mengerti proses dalam membatik secara bertahap.

Hal tersebut disampaikan Yuliyanto saat membuka Workshop Kebijakan Pendidikan Kota Salatiga Tahun 2018, di ruang Kaloka Gedung Setda Lantai IV, Senin (7/3). “Kita harus melestarikan dan mengembangkannya melalui dunia pendidikan mulai dari usia SD sampai SMA salah satunya yakni membatik. Kita tahu bahwa muatan lokal menjadi salah satu kajian untuk peserta didik agar memberikan  pengetahuan dan pemahaman atas adanya kebudayaan lokal di sebuah wilayah. Di kota Salatiga sendiri memiliki batik plumpungan yang memiliki nilai historis dan telah menjadi identitas dari kota Salatiga,” terang Yuliyanto.

Wali Kota berharap membatik bisa masuk dalam kurikulum pembelajaran sejak SD, SMP sampai  SMA. Sehingga perlu untuk  menjaga kelestarian  batik tersebut. Yuliyanto menambahkan bahwa dalam workshop ini diharapkan ada pembahasan, pengenalan, perumusan, kontribusi langsung tentang belajar membatik, untuk dijadikan muatan lokal kurikulum pembelajaran sejak jenjang SD sampai SMA.

“Batik menjadi sebuah penghargaan terhadap budaya lokal. Dengan dimasukkannya batik ke muatan lokal sekolah, Saya ingin lebih mengenalkan batik di semua tahapan sekolah secara bertahap dan berjenjang,” imbuh Yuliyanto

Sementara itu perwakilan Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Nur Purwono menjelaskan tentang adanya progres, mekanisme dan tahapan dalam pemberlakuan kurikulum muatan lokal di Salatiga. Muatan lokal seperti membatik menjadi bahan kajian bersama untuk memberikan pengetahuan anak didik terhadap potensi di kota Salatiga. (sas/bas)