33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Gali Potensi Kelautan, Tingkatkan Ekonomi Pesisir

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pemprov Jateng terus berupaya menggali potensi di sektor kelautan dan perikanan. Hal itu demi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, kualitas sumberdaya manusia, serta perbaikan gizi masyarakat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, Lalu M Syafriadi menjelaskan bahwa Hal itu sesuai rencana pembangunan jangka panjang Jateng dengan memperhatikan RPJMP 2015-2019, serta proyek stategis nasional.

 

“Dalam upaya mendukung rencana pembangunan 2019 tersebut, kami memprioritaskan proyek strategis nasional, penanggulangan kemiskinan dan memfokuskan pada peningkatan wirausaha mandiri di tingkat kabupaten/kota,” bebernya, Senin (7/5).

 

Selain itu, peningkatan kuantitas dan kualitas produk perikanan, peningkatan kompetensi dan keterampilan, serta pendampingan terhadap nelayan dalam budidaya, kemasan, serta nilai tambah produk perikanan.

 

Sedangkan Sekda Jateng, Sri Puryono menambahkan pemerintah harus terus menghadirkan pembangunan pada sektor kelautan dan perikanan yang berpihak pada masyarakat. Tentunya, dengan membuat varian program inovatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan. “Potensi kelautan dan perikanan yang besar di Jawa Tengah, harus bisa digarap dengan baik serta menjadi faktor utama dalam menyejahterakan rakyat Jawa Tengah,” ujarnya.

 

Disebutkan, Jateng punya 33 buah pulau-pulau kecil, yang tersebar di Laut Jawa sebanyak 32, serta satu pulau di Samudera Hindia, yaitu Pulau Nusakambangan. Jateng juga mempunyai 331 desa pesisir di Pantai Utara dan 95 desa pesisir di Pantai Selatan, dengan jumlah nelayan sebanyak 172.214 orang, petanam garam 15.445 orang, dan UMKM pengolah hasil perikanan 8.761 unit.

 

“Tidak bisa dipungkiri lagi, bidang kelautan dan perikanan mempunyai potensi yang luar biasa untuk terus maju, berkembang dan menjadi sektor penopang perekonomian masyarakat Jawa Tengah,” imbuh Sekda.

Untuk itu, pihaknya terus menggarap sektor kelautan dan perikanan. Mulai dari kartu BBM untuk nelayan, pemberian bantuan alat tangkap ikan, pendampingan koperasi nelayan, UMKM, pembudidaya perikanan, bantuan bibit ikan hingga pembangunan TPI.

 

Pemprov Jateng juga berupaya membangun pabrik garam modern yang berkualitas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani garam, serta dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap garam impor. Tidak hanya itu, kekayaan sumber daya alam laut dan kawasan pesisir Jateng dengan keindahan dan keasliannya juga menjadi sektor yang berpotensi memberikan peningkatan ekonomi masyarakat untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata.

 

Karenanya, Sri Puryono mengatakan, pemprov terus membangun infrastruktur dalam memberikan daya dukung terhadap sektor pariwisata ini. Seperti pembangunan pelabuhan, pemenuhan kebutuhan listrik, penyediaan angkutan kapal sebagai sarana transportasi wisatawan. “Yang terpenting gencar melakukan promosi pariwisata agar wisatawan lokal maupun asing tertarik untuk berkunjung menikmati keindahan wisata bahari di Jateng,” tandasnya. (amh/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wali Kota Hendi Pastikan Jalur Semarang Nyaman Untuk Pemudik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran pemerintah kota dan Polrestabes Semarang melakukan pantauan Lebaran pertama di sejumlah titik, Selasa (12/6)...

Bank Bapas 69 Lebarkan Sayap ke ke Jogja

MUNGKID - PD BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang terus melakukan inovasi untuk mengembangkan bisnisnya. Dalam waktu dekat, bank milik Pemkab Magelang ini akan...

Mengeluh Kurang Staff

WONOSOBO - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Wonosobo masih bergelut dengan berbagai persoalan usai pemberlakuan SOTK 2017. Sebelumnya, dinas baru ini mengeluhkan kantor yang...

Warga Rela Sumbangkan Lahan

WONOSOBO - Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Dwi Hariyono meyakini program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) mampu  meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik dalam bidang ekonomi...

Warga Diminta Lanjutkan Pembangunan Jalan

BATANG - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I Tahun 2017 di Tingkat Kabupaten Batang digelar di Desa Wonokerso Kecamatan Limpung, kemarin. Kegiatan diwujudkan dengan...

Hari Ini Pemain PSIS Harus Komplet

SEMARANG – Setelah libur panjang Lebaran, hari ini semua pemain PSIS dijadwalkan sudah harus berada di Semarang. Safrudin Tahar dkk akan kembali menjalani latihan...