33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Dianiaya, Dibuang di JLS, Tewas Tertabrak Truk

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Teka – teki mengenai penemuan mayat di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) beberapa waktu lalu akhirnya terungkap. Mayat tersebut ternyata korban penganiayaan dan perampasan mobil oleh Fredy Susanto, 23, warga Dusun III RT 10 RW 03, Kelurahan Karya Mukti, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Pelaku diringkus petugas Polres Salatiga saat bersembunyi di rumah kekasihnya.

Kapolres Salatiga, AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan, tersangka merampas mobil rental yang disewa berdua dengan korban (temannya sendiri) bernama Subhan Gurfroni, 25, warga Dusun Penggalang, Kelurahan Adipala, Kabupaten Cilacap. Keduanya lantas menyewa mobil Honda Mobilio warna putih dari Cilacap menuju Jogjakarta. Sejak awal, pelaku sebenarnya sudah ingin menguasai mobil tersebut.

“Di Jogjakarta, korban yang saat itu sedang turun ditinggal pergi dengan mobil rental itu. Namun korban yang mengetahui, kemudian menyewa ojek dan berhasil mengejarnya. Setelah itu, keduanya cekcok dan korban yang tidak bisa menyetir minta diantar pulang,” terang Yimmy.

Hingga akhirnya keduanya berkeliling, dan ketika sampai Jalan Lingkar Salatiga sekitar pukul 02.00 dinihari, korban dianiaya oleh pelaku. Fredy menganiaya korban dan membuang ke pinggir jalan lantas meninggalkannya.

Korban kemudian merangkak ke jalan raya yang gelap gulita bermaksud meminta bantuan. Saat itu, ada dua mobil, yakni minibus dan truk melintas hampir bersamaan. Minibus ini berhasil menghindari korban, namun truk bernopol R 1455 RD tidak bisa menghindar, dan langsung menabraknya. Korban diduga tewas seketika, namun pengemudi truk setelah turun meminggirkan korban kira – kira sejauh 10 meter dari titik kecelakaan dan kemudian kabur.

Apesnya, tanpa diketahui, salah satu pelat nomor truk lepas dan inilah yang menjadi titik penyelidikan polisi. Hingga akhirnya diketahui kronologis pasti dari penemuan mayat penuh luka di JLS tersebut. (sas/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pasang Mata Kucing di Pembatas Belokan Jalan

DEMAK-Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Demak mulai memasang mata kucing (cat eye) sebagai pertanda untuk pengendara agar lebih hati-hati dalam perjalanan. Mata kucing warna merah...

Polres Demak Ungkap Berbagai Kasus Pekat

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Jajaran Polres Demak selama masa kepemimpinan Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo SIK  berhasil mengungkap berbagai kasus penyakit masyarakat (pekat).  Berdasarkan data...

Mengatasi Kesulitan Pembelajaran IPA dengan Permainan

RADARSEMARANG.COM - MATA Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menjadi salah satu pelajaran yang menakutkan Bagi sebagian besar pelajar. Guru juga tak henti mencari cara...

Nyoblos Tak Harus Pulkam

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Penghuni Resosialisasi Argorejo atau yang lebih dikenal dengan Sunan Kuning (SK) diharapkan menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng...

Desak Impor Batik dari Tiongkok Dihentikan

SEMARANG – Pemprov Jateng diminta mengoptimalisasi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi batik. Sebab di Jateng saat ini batik semakin berkembang dan bahkan hampir...

Tempe Setelah Belajar Dorayaki

Oleh: Dahlan Iskan Membuat tempe di Jepang tidak semudah yang dibayangkan. Nasihat dari ‘’master tempe’’ asal Grobogan ternyata tak manjur. Di Negeri Sakura, jurus Grobogan,...