BPSMB Harus Sentuh Industri Kecil

212

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD meminta agar Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) bisa menyentuh industri kecil. Dengan begitu, produk Industri Kecil Menengah (IKM) Jateng akan menambah nilai jual dan dapat dipasarkan secara umum.

Ketua Komisi B DPRD Jateng, Chamim Irfani mengatakan, pihaknya sudah melakukan kunjungan kerja ke BPSMB di Jalan Pajang-Kartasura KM. 8, Pabelan, Sukoharjo. Kunjungan kerja itu untuk memastikan pelayanan Pemprov Jateng terhadap pengelolaan IKM di Jateng. “Kami ingin mengetahui dan memastikan berjalannya pelayanan Pemprov Jateng khususnya untuk industri kecil di Jateng,” katanya.

Ia menambahkan, produk IKM Jateng harus lulus seleksi dan memiliki sertifikat resmi. Dengan begitu secara tidak langsung akan menambah nilai jual dan dapat dipasarkan secara umum. “Dengan demikian pelayanan yang dilakukan BPSMB akan bermanfaat secara langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Ikhsan Mustofa mengatakan, terpenting adalah katalog atau daftar dari industri kecil yang telah bersertifikat. Menurut dia dengan katalog tersebut menjadi salah satu dasar program lanjutan bagi pemerintah dan dapat dipasarkan secara umum.

“Katalog tersebut harus dipasarkan secara masif baik oleh IKM dan Pemprov  Jateng agar produk IKM dapat memberikan dampak ekonomi yang menguntungkan,” tambahnya.

Kepala BPSMB Surakarta Wahyu Miatiningsih mengatakan, pelayanan terus dilakukan. Banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Badan Penguji yang dimiliki Pemprov Jateng. Supaya lebih memperkenalkan, pihaknya secara terus menerus memberikan sosialisasi dan jemput bola di setiap acara pameran IKM yang ada di Jateng. Sejumlah pelayanan BPSMB antara lain laboratorium penguji, laboratorium kalibrasi, pengambilan contoh, lembaga sertifikasi produk (LSPro), dan pelayanan resi gudang.

“Kebijakan BPSMB yaitu melaksanakan kegiatan pelayanan jasa diberikan kepada dunia usaha, pendidikan dan masyarakat dalam rangka jaminan mutu produk, sehingga selalu konsisten sesuai dengan standar. Karena mutu berperan penting dalam penetapan harga dan untuk mengantisipasi konsumen yang semakin selektif dalam memilih produk,” tandasnya. (fth/zal)