Tekan Pengangguran, Perbanyak Job Fair

254

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng terus melakukan upaya dan inovasi untuk menekan angka pengangguran di Jateng. Seiring semakin kompleks dan beratnya tantangan dunia kerja di tengah revolusi industri jilid IV (Industry 4.0). Masa ini ditandai dengan digitalisasi, mekanisasi, otomatisasi produk, ecommerce dan penggunaan internet of things.

“Ini tantangan yang berat, jika tak bisa bersaing akan terpinggirkan. Tapi, jika bisa menaklukkan pasti semakin sukses,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Provinsi Jateng, Wika Bintang.

Ia menambahkan, berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2017, jumlah angkatan kerja di Jateng 18,01 juta orang. Jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 17,19 juta orang dan jumlah penganggur terbuka sebanyak 0,82 juta atau 4,55 persen. “Jika kita mengacu data itu, jelas masih cukup banyak jumlah angkatan kerja di Jateng yang menganggur. Ini pekerjaan besar yang harus kami selesaikan,” ujarnya.

Salah satu faktor banyaknya yang menganggur, karena keterbatasan informasi dari pencari kerja dan ketersediaan tenaga kerja. Untuk itu, Pemprov Jateng terus melakukan berbagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan di Jateng. Salah satunya dengan pameran kesempatan kerja di Auditorium Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Semarang Selasa – Rabu (8-9/5) mendatang.

Setidaknya, 40 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, ikut dalam kegiatan job fair tersebut. Mulai pedagangan, industri manufaktur, perhotelan, jasa telekomunikasi, pembangkit listrik, berbankan, jasa ekspedisi dan sejumlah bidang lainnya. “Kegiatan job fair rutin diadakan setiap tahun. Hal itu sebagai salah satu langkah untuk menurunkan angka pengangguran di Jateng,” tambahnya.

Selain Industry 4.0, permasalahan klasik adalah tidak adanya link and match antara pendidikan dengan pasar kerja. Kondisi ini diperparah masih banyaknya perusahaan yang lebih mengedepankan pengalaman kerja, padahal tidak sedikit yang baru lulus pendidikan.¬†“2018 ini, kami sudah menjalankan pameran kesempatan kerja 25 kali di seluruh wilayah Jateng. Harapannya agar masyarakat mengatahui dan bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan skill masing-masing,”¬†tambah Wika Bintang. (fth/ida)