Petani Tanam Tembakau Tumpangsari

537
LEBIH HEMAT : Petani di lereng Gunung Sumbing menanam tembakau secara tumpangsari di sela tanaman bawang merah. (IST)
LEBIH HEMAT : Petani di lereng Gunung Sumbing menanam tembakau secara tumpangsari di sela tanaman bawang merah. (IST)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Para petani  di sejumlah desa di kawasan Gunung Sumbing sudah memulai  menanam tembakau secara tumpangsari  di sela-sela tanaman cabai dan bawang merah.

Petani sengaja  menanam secara tumpangsari agar memeroleh keuntungan ganda. Salah seorang petani Aji Nuryanto, 45, warga Dusun Kwadungan Tritis Desa Wonotirto Kecamatan Bulu menuturkan  dirinya menanam tembakau  di antara bawang merah.

Saat ini tanaman bawang merah sudah mulai menua yang diperkirakan  setengah bulan lagi panen. Diharapkan dengan disusuli penanaman tembakau, pada saat bawang merah dipanen tembakau sudah tumbuh kuat  sehingga tidak mengganggu pertumbuhan  hingga besar.

Dia menuturkan dengan penanaman secara tumpangsari mendapat banyak keuntungan. “Menghemat waktu sekaligus menghemat pupuk  karena sisa pupuk dari tanaman sebelumnya bisa untuk pertumbuhan tanaman tembakau,” ujarnya.

Sedang jenis  tembakau yang ditanam yakni jenis  kemloko 3 sesuai anjuran  pemerintah sebagai  tembakau asli Temanggung. Diutarakan dengan melakukan penanaman  awal Mei diharapkan  pada awal Agustus mendatang sudah bisa dipanen.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu , jenis kemloko cukup baik hasilnya. Setelah diolah menjadi tembakau rajangan harga jualnya berkisar antara  Rp 40.000 hingga Rp 90.000/kg.

Di tempat terpisah Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Temanggung Untung Prabowo mengatakan tembakau varietas kemloko cocok ditanam di wilayah Temanggung.

Varietas ini cocok ditanam di ketinggian lereng Gunung Sindoro, Sumbing dan Prau. Ia menyebutkan tembakau varietas kemloko terdiri atas beberapa jenis, yakni kemloko 1, 2, dan 3.

Pemkab Temanggung pada akhir tahun 2017 telah meluncurkan varietas kemloko baru, yakni kemloko 4, 5 dan 6. Ia menuturkan dari berbagai jenis tersebut petani bisa memilih jenis kemloko yang cocok ditanam di lahan milik petani. (*/lis)